ASIATODAY.ID, BANGKOK – Pemerintah kota Bangkok memerintahkan seluruh restoran dan toko tutup dari tengah malam hingga pukul 05.00 pagi sebagai langkah baru untuk membendung penyebaran wabah coronavirus (Covid-19).
Melansir Bloomberg, Rabu (1/4/2020), Juru Bicara Administrasi Metropolitan Bangkok Pongsakorn Kwanmuang mengungkapkan, semua taman juga akan ditutup mulai dari 2 hingga 30 April 2020.
Penutupan ini menambah tingkatan aturan keadaan darurat yang diberlakukan oleh pemerintah secara nasional pada pekan lalu, yakni penutupan usaha yang tidak penting dan melarang ada pertemuan kelompok.
Walau demikian, sampai saat ini Bangkok belum mengumumkan jam malam seperti daerah lainnya. Hanya saja, pemerintah setempat meminta kerja sama orang-orang agar tetap tinggal di dalam rumah.
Sementara itu Gubernur Bangkok Aswin Kwanmuang mengatakan pihaknya akan mendirikan pos pemeriksaan di seluruh ibu kota guna menegakkan kebijakan yang telah dikeluarkannya.
Organisasi Kesehatan Dunia pada Selasa (31/3/2020) menilai pemerintah Thailand kemungkinan akan mempertimbangkan pembatasan lebih lanjut mengingat masih terdapat kasus positif corona di antara individu yang pekerjaannya mengharuskan mereka berhubungan dengan banyak orang.
Saat ini, Bangkok memiliki jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi tertinggi di Thailand, dengan 850 pasien per 1 April. Thailand melaporkan 120 kasus lagi pada hari Rabu, menjadikan totalnya sebanyak 1.771 kasus. (ATN)
,’;\;\’\’
