• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Darurat Nasional Malaysia Ditolak Para Raja Melayu

by Redaksi Asiatoday
October 25, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kasus Menurun, Malaysia Hentikan Siaran Harian Covid-19

Negeri Malaysia. Ist

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Usulan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin agar Malaysia menerapkan darurat nasional ditolak oleh para Raja Melayu.

Penolakan itu disampaikan oleh para Raja saat bertemu dengan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah.

“Al-Sultan Abdullah berpendapat tiada keperluan sekarang ini untuk menyatakan darurat di negara ini atau di negara bagian mana pun,” ujar juru bicara Istana Negara, Dato’ Indera Ahmad Fadil Shamsuddin di Kuala Lumpur, Minggu (25/10/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dikatakan bahwa Yang di-Pertuan Agong telah mengkaji permohonan yang telah disampaikan oleh Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin di Istana Abdul Aziz, Kuantan, Pahang, pada Jumat (23/10/2020).

Permohonan tersebut ialah pelaksanaan Perkara Darurat Pasal 150 (1) dan Pernyataan Peraturan Darurat 2020 menurut Pasal 150 (2B) Undang-Undang Persekutuan untuk memerangi ancaman wabah Covid-19 di negara ini.

“Sultan Abdullah merasakan pemerintah telah berhasil menangani wabah ini dengan baik dan berdampak. Baginda amat mempercayai pemerintah di perdana menteri untuk terus melaksanakan dasar dan tindakan penegakan membendung wabah Covid-19,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan anggota-anggota partai politik untuk menghentikan segala “politicking” yang menggangu kestabilan pemerintahan.

“Sultan Abdullah berpendapat tiada anggota parlemen meneruskan tindakan tidak bertanggungjawab yang bisa mengganggu kestabilan pemerintah,” katanya.

Sultan Abdullah berpendapat bahwa RAPBN 2021 yang akan dipaparkan di sidang parlemen amat penting untuk rakyat dalam menangani wabah Covid-19 dan memulihkan ekonomi negara. (ATN)

Tags: Malaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.