• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Demam Berdarah Mewabah di Filipina, 450 Jiwa Meninggal

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Demam Berdarah Mewabah di Filipina, 450 Jiwa Meninggal

Gigitan nyamuk menyebabkan Demam Berdarah. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Untuk pertama kalinya, Pemerintah Filipina mengumumkan status darurat nasional karena wabah demam berdarah meluas di negara itu selama kurun waktu setahun terakhir.

Dilansir dari Channel NewsAsia, Kamis (18/7/2019), Kementerian Kesehatan Filipina menggandeng sejumlah rumah sakit militer dan klinik guna menghadapi kemungkinan lonjakan pasien demam berdarah.

Data pemerintah Filipina menyebutkan, setidaknya ada 106.630 kasus demam berdarah yang terjadi sejak 1 Januari hingga 29 Juni tahun ini. Jumlah tersebut 85 persen lebih tinggi dari kasus di periode sama pada 2018 lalu. Sementara, sekitar 450 orang dinyatakan meninggal akibat terjangkit wabah demam berdarah pada 2019.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut laporan Menteri Kesehatan Filipina, Francisco Duque III, kasus wabah demam berdarah terus meningkat setiap tiga hingga empat tahun. Sedangkan siklus wabah demam berdarah sempat mencapai puncaknya pada 2016 lalu.

Sejumlah wilayah yang dilanda wabah demam berdarah secara meluas di antaranya Mimaropa, Visayas Barat, Visayas Tengah dan Mindanao Utara.

Kementerian Kesehatan juga mengadakan pertemuan khusus untuk mendiskusikan rencana aksi bersama beberapa lembaga lain guna mengatasi wabah yang meluas tersebut. Angkatan Bersenjata dan Kepolisian Nasional Filipina juga turun tangan dengan mengerahkan tim medis dan logistik.

Tak hanya itu, Palang Merah Nasional Filipina pun akan menambah tim-tim medis di wilayah terjangkit serta menyediakan transportasi darurat yang diperlukan. Sementara, Kementerian Pendidikan akan ikut serta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang demam berdarah serta memasang jaring anti nyamuk di sekolah-sekolah. (NA/AT Network)

Tags: Asia HealthAsia TerkiniDBDDemam BerdarahFilipina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.