• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Demonstrasi Kian Memanas, Maskapai di Asia Pangkas Penerbangan ke Hong Kong

by Redaksi Asiatoday
November 18, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Demonstrasi Kian Memanas, Maskapai di Asia Pangkas Penerbangan ke Hong Kong

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Aksi demonstrasi protes pemerintah pemerintah yang kian memanas di Hong Kong, kian menimbulkan dampak luas.

Selain resesi ekonomi, aktivitas penerbangan juga terganggu. Sejumlah maskapai dari kawasan Asia bahkan memutuskan untuk memangkas penerbangan ke Hong Kong dalam beberapa minggu ke depan.

Pemangkasan penerbangan telah dilakukan oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, SpiceJet Ltd dari India, AirAsia Group Bhd dari Malaysia, PAL Holdings Inc dan Cebu Air Inc dari Filipina.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Pembatalan penerbangan ini dilakukan setelah kerusuhan semakin parah ketika polisi Hong Kong bentrok dengan mahasiswa di salah satu universitas.

Kerusuhan di Hong Kong sejauh ini telah terjadi selama enam bulan dan hingga membuat hub keuangan global ini terpuruk dalam resesi.

Berdasarkan data Routes Online, Senin (18/11/2019), Garuda Indonesia telah mengurangi penerbangan ke Hong Kong menjadi empat penerbangan seminggu dari sebelumnya 21 penerbangan.

Sementara itu, SpiceJet menutup rutenya mulai 15 Januari 2020 dan Air Asia akan menutup rute Kuala Lumpur- Hong Kong dan Kota Kinabalu – Hong Kong mulai Desember 2019 dan January 2019.

Garuda Indonesia dan Spice Jet belum memberikan konfirmasi terhadap keputusan tersebut. Namun, AirAsia mengungkapkan jumlah penumpang berkurang tajam dalam beberapa bulan terakhir, sehingga maskapai harus menyesuaikan kapasitasnya.

Juru bicara PAL Holdings mengatakan penerbangan Philippine Airlines telah mengunakan pesawat berbadan kecil dibanding biasanya untuk rute Hong Kong karena penumpang memilih menunda perjalanan melihat faktor keamanan. Saat ini, penerbangan ke Hong Kong dari Manila telah dikurangi menjadi empat penerbangan per hari dari semula lima penerbangan.

Cebu Air menuturkan maskapai harus memangkas penerbangannya ke Hong Kong karena permintaan yang turun.
Namun, Cebu Air tetap meluncurkan rute baru Puerto Princesa-Hong Kong pada Minggu (17/11/2019).

Otoritas Bandara Hong Kong melaporkan bahwa penumpang selama Oktober telag turun 13 persen dan penerbangan dari dalam dan luar Hong Kong turun 6,1 persen.

Saat ini, penumpang hanya mengunakan Hong Kong sebagai tempat transit daripada sebagai tujuan utama.

Minggu lalu, Cathay Pacific Airways Ltd memperkirakan pertumbuhan bisnis perusahaan sangat menantang dan tidak pasti. Alhasil, perusahaan harus menunda pengiriman empat pesawat baru akibat penurunan permintaan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Hong Kong RevolutionUnjukrasa Hong Kong
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.