ASIATODAY.ID, JAKARTA – Citilink Indonesia maskapai berbiaya murah (low cost carrier/LCC), siap memperluas konektivitas dengan membuka rute penerbangan ke Asia hingga Eropa.
Maskapai Garuda Indonesia Group itu akan memanfaatkan dua unit Airbus A330-900neo untuk melayani rute-rute penerbangan internasional.
Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengungkapkan, dua unit A330-900neo akan digunakan pada 2020.
“Ini sesuai target ekspansi, kami berencana akan terbang ke Jeddah dan negara-negara lainnya di kawasan Asia. Bahkan, Eropa dengan pesawat baru itu,” terang Juliandra melalui keterangannya, Senin (2/12/2019).
Garuda telah memesan sebanyak 14 unit A330-900neo yang akan diterima secara bertahap hingga 2022. Adapun hingga akhir 2019, maskapai berkode emiten GIAA ini akan menerima sebanyak lima unit.
Perinciannya, tiga unit akan digunakan untuk rute penerbangan Garuda dengan nomor registrasi PK-GHE, PK-GHF, dan PK-GHG. Adapun, dua unit lainnya akan diserahkan kepada Citilink Indonesia.
Menurut Juliandra, konfigurasi A330-900neo ini memiliki kapasitas 365 kursi yang terdiri dari 42 kursi kelas ekonomi premium (seat pitch 38 inch) dan 323 kursi kelas ekonomi (seat pitch 30-31 inch).
Citilink memang sejak awal membidik tiga rute internasional baru di tiga benua pada 2020. VP Corporate Secretary Citilink Indonesia Resty Kusandarin mengatakan ekspansi rute internasional mulai gencar dilakukan maskapai sejak awal 2019.
“Kami sedang mengkaji tiga rute baru, yakni Singapura, salah satu kota di Australia, dan Frankfurt di Jerman. Namun, yang paling dekat diwujudkan adalah Singapura,” ujar Resty.
Saat ini ketiga rute tersebut masih dalam studi pasar dan pendekatan kepada otoritas resmi setempat. Secara paralel, administrasi pembukaan rute baru juga sedang dipersiapkan.
Adapun, Frankfurt menjadi salah satu destinasi yang membutuhkan upaya lebih. Penerbangan ke salah satu kota di Jerman tersebut rencananya ditempuh dari Denpasar, tetapi hingga saat ini masih dalam kajian. (ATN)
,’;\;\’\’
