• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Denmark dan Belanda Boikot Olimpiade Beijing

by Redaksi Asiatoday
January 16, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Denmark dan Belanda Boikot Olimpiade Beijing

Olimpiade Beijing 2022. Dok

ASIATODAY.ID, KOPENHAGEN – Denmark dan Belanda mengikuti jejak sejumlah negara tidak akan mengirimkan delegasi diplomatik resmi ke Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Boikot dilakukan terkait masalah hak asasi manusia di China.

“Bukan rahasia lagi bahwa kami dari pihak Denmark sangat prihatin dengan situasi hak asasi manusia di China. Pemerintah telah memutuskan bahwa kami tidak akan menghadiri Olimpiade Musim Dingin di China,” kata Menteri Luar Negeri Denmark, Jeppe Kofod.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Keputusan itu muncul setelah negara-negara Uni Eropa gagal menyepakati sikap bersama pada pertemuan di Brest pada minggu ini.

Boikot AS untuk memprotes catatan hak asasi manusia di China telah diikuti oleh Australia, Inggris, Kanada, dan Jepang.

“Belanda juga tidak akan mengirimkan delegasi diplomatik resmi ke Olimpiade karena pembatasan Covid-19,” kata juru bicara kementerian luar negeri Belanda, Frits Kemperman, Jumat.

“Kami rasa dengan angka Covid-19 yang memburuk akan mempersulit pertemuan dan bilateral dengan negara tuan rumah,” ujarnya.

Frits menegaskan, keputusan mereka tidak mengirimkan delegasi politik murni karena Covid-19. Bukan ikut-ikutan boikot seperti yang dilakukan Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya.

Belanda akan mengirimkan atlet seperti speed skater Sven Kramer dan Ireen Wust ke Olimpiade Musim Dingin Beijing. Tentunya, untuk mempertahankan gelar mereka.

China menyangkal pelanggaran hak asasi manusia dan mengutuk boikot itu sebagai pengkhianatan terhadap prinsip-prinsip Olimpiade.

China mengaku tak khawatir jika negara lain mengikuti jejak empat negara tersebut melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing yang digelar Februari mendatang.

Pada 9 Desember 2021, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin memperingatkan AS dan sekutunya akan membayar konsekuensinya atas boikot ini. (ATN)

Tags: Human RightsOlimpiade Beijing
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.