• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Di Cairns Group, Indonesia Dukung Isu Pertanian Dibahas di KTM WTO ke-12

by Redaksi Asiatoday
January 30, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Di Cairns Group, Indonesia Dukung Isu Pertanian Dibahas di KTM WTO ke-12

Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan Indonesia mendukung isu pertanian untuk dirundingkan dalam Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (KTM WTO) ke-12 di Kazakhstan, pada Juni 2020.

Penegasan tersebut disampaikan Mendag Agus dalam pertemuan dengan Cairns Group (CG) 2020 di sela-sela pelaksanaan World Economic Forum (WEF) di Davos, Kamis (23/01).

Kehadiran Mendag Agus dalam pertemuan tersebut atas undangan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Simon John Birmingham selaku koordinator CG.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Pertemuan ini membahas agenda bantuan/subsidi (domestic support/DS) pertanian yang mendistrosi perdagangan dunia. Rencana isu tersebut akan dituangkan dalam suatu pernyataan bersama (joint statement) serta usulan proposal perundingan terkait DS,” ungkap Mendag Agus, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/01/2020).

Selain draf proposal tersebut, CG juga telah memasukan beberapa elemen yang proporsional dan mengakomodasi kepentingan negara berkembang seperti Indonesia dan negara kurang berkembang (least development countries/LDC’s) terkait subsidi domestik pertanian.

“Secara umum Indonesia juga berkepentingan menyelesaikan perundingan isu subsidi domestik
selain public stock hodling for security purpose (PSH) dan special safeguard mechanism (SSM) dikarenakan merupakan outstanding issue agenda pembangunan Doha (Doha Development Agenda/DDA) yang menjadi kepentingan negara berkembang,” tegas Mendag.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kamis (23/1), Mendag Agus Suparmanto juga bertemu dengan Menteri Perdagangan India Piyush Goyal di Davos, Swiss. Pertemuan kedua menteri tersebut membahas beberapa isu terkait RCEP dan peningkatan kerja sama perdagangan Indonesia dan India.

Cairns Group (CG) merupakan kelompok negara di forum organisasi perdagangan dunia (word trade organization/WTO) yang mayoritas anggota negaranya adalah eksportir produk pertanian.

CG berkepentingan dan aktif menyuarakan penyelesaian isu-isu yang tertunda dan ketidakseimbangan posisi perundingan pertanian dalam agenda pembangunan Doha (DDA), terutama pada isu subsidi domestik DS.

Koordinator CG adalah Australia dengan anggota 18 negara, yakni Argentina, Brasil, Kanada, Chile, Kolombia, Kosta Rika, Guatemala, Indonesia, Malaysia, Selandia Baru, Pakistan, Paraguay, Peru,
Filipina, Afrika Selatan, Thailand, Uruguay, dan Vietnam.

Adapun peran Indonesia dalam CG sebagai anggota adalah cenderung moderate mengingat komposisi negaranya yang mayoritas eksportir pertanian, namun demikian Indonesia juga merupakan negara pengimpor produk pertanian. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Cairns GroupKemendag RIKTM WTOWTO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.