• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dibantu China Rp83 Miliar, Ethiopia Sukses Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa

by Redaksi Asiatoday
December 22, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Dibantu China Rp83 Miliar, Ethiopia Sukses Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa

ASIATODAY.ID, ADDIS ABABA – Sebuah sejarah baru ditorehkan oleh Ethiopia. Negara itu sukses meluncurkan satelit perdana mereka ke luar angkasa. Peluncuran ini menandai awal baru dari terbukanya kesempatan-kesempatan dalam teknologi luar angkasa Ethiopia.

Peluncuran satelit dilakukan di Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di Xinzhou, provinsi Shanxi, Tiongkok, Jumat 20 Desember 2019. Delegasi petinggi Ethiopia menyaksikan peluncuran tersebut dari Pusat Pengawasan dan Riset Entoto yang berlokasi tak jauh dari ibu kota Addis Ababa.

Tiongkok mendanai sekitar USD6 juta (Rp83 miliar) dari proyek yang bernilai total USD7 juta (Rp97 miliar). Namun satelit berbobot 72 kilogram itu didesain oleh tim insinyur Tiongkok dan Ethiopia.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Dinamakan ETRSS-1, satelit tersebut akan digunakan untuk memonitor pola cuaca dan memprediksinya.

Kepala Institut Teknologi dan Sains Luar Angkasa Ethiopia, Solomon Belay, mengaku yakin peluncuran satelit ini telah membuka pintu menuju masa depan yang cerah.

“Luar angkasa adalah makanan, luar angkasa adalah pembukaan lapangan pekerjaan. Satelit ini merupakan alat teknologi dan kedaulatan yang dapat mengurangi angka kemiskinan dan mendukung pertumbuhan berkesinambungan di Ethiopia,” ujar Belay, melansir Face 2 Face Africa, Minggu (22/12/2019).

Pemerintah Ethiopia berenacna meluncurkan 15 satelit lagi dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun ke depan.

Uni Afrika telah mendorong lebih banyak negara-negara anggota untuk mengembangkan teknologi luar angkasa demi keuntungan di bidang ekonomi dan lingkungan hidup. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: EthiopiaSatelit EthiopiaSatelit QZSS
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.