• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ditengah Darurat Wabah Covid-19, Toko Emas Dirampok Komplotan Bersenjata

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ditengah Darurat Wabah Covid-19, Toko Emas Dirampok Komplotan Bersenjata

Komplotan Bersenjata. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, PALEMBANG – Ditengah situasi darurat pandemi global wabah coronavirus (Covid-19) aksi perampokan toko emas terjadi di Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan.

Aparat kepolisian dari Unit IV Subdirektorat (Subdit) III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Sumatra Selatan (Sumsel) sempat mendapat perlawanan saat hendak meringkus para pelaku.

Polisi terpaksa menembak mati 2 dari 8 komplotan pelaku. Keduanya ditembak karena melawan petugas saat ditangkap.

RelatedPosts

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Komisaris Besar (Kombes) Hisar Siallagan mengatakan perampokan berlangsung, Kamis (26/3/2020). Tiga rampok kemudian ditangkap, yakni Muhamad Nasir, 42; M Ali, 50; dan Pendi, 49. Ali dan Pendi tewas dalam baku tembak.

“Kedua pelaku menembakan senjata api rakitan kepada petugas, sedangkan satu pelaku lainnya berhasil diamankan,” terang Hisar, Sabtu (28/3/2020).

Dikatakan, saat beraksi di Pasar Sungai Lilin, komplotan ini membawa senjata api rakitan. 8 pelaku berbagi peran. 4 pelaku masuk ke dalam toko untuk mengambil emas dan mengambil uang tunai, sedangkan 4 pelaku lainnya berjaga di luar.

“Komplotan ini membawa kabur 6,5 kilogram emas dalam bentuk perhiasan dan uang tunai sebesar Rp60 juta,” ujar Hisar.

Dalam penyelidikan, polisi mendapat informasi keberadaan tiga pelaku yang hendak kabur ke Kota Prabumulih. Dalam pengejaran, para rampok dan polisi terlibat baku tembak.

Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin masih mengejar lima pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi petugas. Mereka tak akan dibiarkan bebas berkeliaran.

“Satu pelaku yang berhasil kita amankan akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang tindak pencurian disertai kekerasan,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCOVID-19PalembangPolri
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Enters Aircraft Carrier Era
  • Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership
  • Indonesia’s Mineral Transformation: Moving Up the Global Value Chain
  • Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access
  • Global Investors Eye Central Java as Asia’s New Industrial Frontier
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.