• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ditengah Pandemi Coronavirus, Indonesia Ekspor 15 Ton Gurita ke Jepang 

by Redaksi Asiatoday
March 19, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ditengah Pandemi Coronavirus, Indonesia Ekspor 15 Ton Gurita ke Jepang 

Kontainer berisi 15 ton gurita di ekspor ke Jepang. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ditengah pandemi global wabah coronavirus (Covid-19), aktivitas ekspor Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) masih bergerak.

Pasalnya, permintaan ekspor hasil laut ke Jepang terus meningkat pada awal 2020.

Direktur Operasional Perum Perindo Arief Goentoro mengungkapkan, perusahaan baru saja melakukan ekspor hasil laut berupa 15 ton gurita ke Jepang. Adapun, realisasi ini merupakan tahap ketiga, sedangkan tahap pertama dan kedua telah diekspor pada November 2019 dan Februari 2020 dengan volume yang sama.

RelatedPosts

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

“Hasil laut gurita ini merupakan produk asli dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) kami di Natuna. Dari Natuna dikirim dulu ke Jakarta lalu diekspor langsung ke Jepang,” jelas Arief melalui keterangan tertulisnya, Kamis (19/3/2020).

Dikatakan, Perum Perindo mengekspor 15 ton gurita kepada salah satu perusahaan asal Negeri Sakura. Pengiriman dari Natuna ke Jakarta, dilakukan pada 30 Maret 2020. Selanjutnya, ekspor dari Jakarta ke Jepang dikirim pada 4 April 2020, melalui Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta.

“Ekspor satu kontainer kali ini bernilai Rp1,1 miliar. Gurita merupakan salah satu produk hasil laut Tanah Air yang diminati pasar internasional seperti Jepang,” imbuhnya.

Adapun, kegiatan ekspor tersebut adalah hasil kerjasama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Kabupaten Natuna dan Perum Perindo.

Arief memprediksi permintaan ekspor gurita dari Natuna kian meningkat mengikuti musim puncak mulai akhir 2019 hingga awal 2020.

Sejak 2017 secara rutin produk olahan dari UPI Natuna yang dikelola Perum Perindo diekspor ke Singapura, melalui Tanjung Pinang. Selain gurita, produk dari Natuna untuk ekspor adalah ikan-ikan dasar seperti kakap, kerapu, angoli, dan kurisi.

Perum Perindo mematok pendapatan usaha sebesar Rp1,058 triliun pada 2020 dengan menargetkan produksi ikan dan hasil laut lainnya mencapai 28.500 ton. Target produksi tersebut meliputi produksi lini perdagangan 25.003 ton, lini penangkapan hasil laut 2.013 ton, dan lini budi daya 1.484 ton. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Ekspor Perikanan IndonesiaGuritaKerjasama Indonesia-JepangPerum Perindo
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.