• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ditengah Pandemi Covid-19, Kerusuhan Pecah di Sejumlah Penjara Iran

by Redaksi Asiatoday
March 31, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ditengah Pandemi Covid-19, Kerusuhan Pecah di Sejumlah Penjara Iran

Aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan kerusuhan di penjara Teheran. Ist

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Kerusuhan pecah di sejumlah penjara Iran bagian selatan saat negara tersebut tengah berjuang membendung penyebaran pandemi coronavirus (Covid-19). Salah satu kerusuhan terbaru terjadi di penjara Adel Abad di provinsi Fars.

Melansir TIME, Selasa (31/3/2020), Gubernur Fars Enayatollah Rahimi mengatakan bahwa para narapidana telah menghancurkan kamera pengawas dan juga merusak dua bagian penjara yang menampung sekelompok kriminal terkait kejahatan berat.

Rahimi menambahkan, tidak ada satu pun orang yang terluka dan melarikan diri dalam kerusuhan tersebut.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Jumat kemarin, kantor berita IRNA melaporkan adanya 70 narapidana yangn melarikan diri dari Penjara Saqqez di provinsi Kurdistan. Puluhan narapidana memukuli sipir penjara, sebelum akhirnya melarikan diri. Beberapa narapidana memutuskan kembali ke penjara Saqqez tak lama setelahnya.

Iran telah membebaskan sekitar 100 ribu narapidana sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran covid-19. Mereka yang dibebaskan merupakan narapidana dari kasus-kasus pelanggaran ringan.

Sementara untuk narapidana kasus yang dianggap berat, mereka semua masih mendekam di penjara Iran. Jumlahnya diestimasi mencapai 50 ribu.

Sejak awal 2020, kerusuhan meletus di sejumlah penjara Iran di wilayah Aligudarz, Hamedan, dan juga Tabriz. Sejumlah kerusuhan itu juga tak jarang yang berujung aksi melarikan diri.

Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Selasa ini, total kasus covid-19 di Iran mencapai 41.495 dengan 2.757 kematian dan 13.911 pasien sembuh. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: CoronavirusCOVID-19IranLapas IndonesiaRutan Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.