• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ditengah Wabah Corona, Indonesia Ekspor 53 Ton Rumput Laut ke China

by Redaksi Asiatoday
March 5, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ditengah Wabah Corona, Indonesia Ekspor 53 Ton Rumput Laut ke China

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo saat melepas ekspor rumput laut kering ke China. ist

ASIATODAY.ID, BATAM – Ditengah penyebaran wabah virus corona di seluruh dunia, aktivitas ekspor hasil laut Indonesia ke China tidak terkendala.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melepas ekspor 53 ton rumput laut kering senilai Rp159 juta dari Batam, Kepulauan Riau (Kepri) tujuan China.

“Alhamdulillah tidak ada kesulitan dan ekspor terus berjalan, semua berjalan baik,” jelas Menteri Edhy melalui keterangan tertulisnya, Kamis (5/3/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Rumput laut kering yang diekspor ini merupakan hasil produksi PT Kencana Bumi Sukses. Dalam sebulan, perusahaan ini bisa menghasilkan 200 ton rumput laut kering. Perusahaan milik Wahyudi ini juga termasuk aktif mengirimkan rumput laut ke China, Vietnam dan Singapura.

Sepanjang tahun lalu, total ekspornya mencapai 1.371 ton dengan nilai Rp4,48 miliar.

Menurut Edhy, rumput laut Batam sangat potensial dikembangkan menjadi budi daya. Jumlahnya mencapai 5.000 ton, namun yang termanfaatkan baru 2 persen. Sehingga ia mendorong masyarakat dan Pemerintah Daerah dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki.

“Batam, Kepri itu secara umum punya potensi luar biasa, ini yang harus kita sadari bahwa disinilah peluang kita untuk menghasilkan terobosan,” jelas Menteri Edhy.

Sementara itu, Wahyudi memastikan pengiriman rumput laut kering ke China tidak mengalami kendala karena daerah tujuan pengiriman bukan termasuk dalam zona merah virus corona di China.(AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Ekspor Perikanan IndonesiaKementrian KKPKerjasama Indonesia-ChinaPT Kencana Bumi SuksesRumput Laut
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.