• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Diusir Paksa China, Diplomat AS Tinggalkan Kota Chengdu

by Redaksi Asiatoday
July 27, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Diusir Paksa China, Diplomat AS Tinggalkan Kota Chengdu

Amerika Serikat dan China. Dok

ASIATODAY.ID, CHENGDU – Para diplomat Amerika Serikat (AS) akhirnya meninggalkan gedung konsulat jenderal AS di kota Chengdu setelah diusir paksa oleh pemerintah China.

Kepergian para diplomat AS pun jadi tontonan warga. Tenggat waktu kepergian para diplomat AS dari gedung konsulat Chengdu adalah hari ini, Senin 27 Juli 2020.

Seluruh diplomat AS diperintahkan angkat kaki oleh Beijing, yang geram karena Washington telah melakukan tindakan serupa terhadap para diplomat China di gedung konsulat jenderal di Houston, Texas.

RelatedPosts

Indonesia Expands Air Power with New T-50i Fighter Jets

Indonesia Steps Up in Global AI Race

Oil Prices Retreat as Middle East Calm Eases Global Supply Fears

Melansir BBC, warga setempat berkerumun di depan gedung konsulat Chengdu. Sebagian dari mereka datang dengan membawa bendera China, dan ada banyak yang mengabadikan momen tak biasa tersebut dengan telepon genggam masing-masing.

AS telah menutup konsulat jenderal China di Houston pekan kemarin. Menteri Luar Negeri AS menegaskan, langkah tersebut diperlukan demi melindungi “properti intelektual” dari ancaman espionase China.

Beijing semakin geram usai AS membobol pintu belakang gedung konsulat di Houston usai para diplomatnya meninggalkan lokasi.

China menyinggung Konvensi Wina, dan mengatakan bahwa gedung konsulat tersebut adalah properti nasional Negeri Tirai Bambu yang tidak bisa sembarangan dilanggar.

Juru bicara Kemenlu China Wang Wenbin mengecam keras langkah penutupan dan pembobolan gedung konsulat, yang disebutnya dilakukan AS atas dasar “propaganda kebohongan anti-China.”

Media nasional China mengunggah rangkaian foto yang memperlihatkan sejumlah bus di area konsulat. Terlihat juga beberapa pekerja yang mencopot logo diplomatik AS dari gedung konsulat.

Puluhan polisi bersiaga di luar, sambil meminta warga untuk tidak berada terlalu dekat dengan gedung. Saat sebuah bus meninggalkan gedung konsulat, warga sekitar beramai-ramai mengeluarkan suara cemoohan yang ditujukan ke para diplomat AS.

Aksi serupa juga dilakukan warga AS saat sekelompok diplomat China meninggalkan gedung konsulat di Houston. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Attracts US$60 Billion Investment, Led by Hong Kong and Asian Capital
  • Indonesia Expands Air Power with New T-50i Fighter Jets
  • ITB–China University Forge Energy Future Partnership
  • Indonesia’s Coffee Diplomacy Expands as China and Morocco Open New Export Routes
  • Indonesia’s Win&Co Builds ASEAN Food Ambition with US$72 Million Momogi Deal
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.