• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

DK PBB Apresiasi Program Deradikalisasi Indonesia

by Redaksi Asiatoday
November 14, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DK PBB Apresiasi Program Deradikalisasi Indonesia

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Masyarakat internasional mengapresiasi cara Indonesia memperlakukan narapidana teroris dan upaya cegah radikalisasi di lembaga pemasyarakatan.

Hal itu mengemuka pada pertemuan Arria-Formula Dewan Keamanan PBB (DK PBB) yang diselenggarakan di Markas Besar PBB, New York, 12 November 2019.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Dubes Dian Triansyah Djani bertemakan ‘Challenges to Radicalization in Prisons’ ini, merupakan kerja sama Indonesia, Belgia dan United Nations Office on Drugs and Crimes (UNODC).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Selain Direktur Jenderal Pemasyarakatan (PAS), Kementerian Hukum dan HAM RI, Dr. Sri Puguh Budi Utami, yang menjadi pembicara utama, nara sumber lainnya adalah Wakil Tetap Belgia untuk PBB di New York, wakil dari UNODC, International Red Cross and Red Crescent (ICRC), Counter-Terrorism Committee Executive Directorate (CTED), termasuk akademisi dari Senior Research Fellow Egmond Institute.

Pertemuan diikuti oleh 15 negara anggota DK dan lebih dari 12 negara anggota PBB lainnya menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka dalam upaya menangani narapidana terorisme, deradikalisasi di lembaga pemasyarakatan serta rehabilitasi dan reintegrasi narapidana dalam masyarakat.

Dubes Dian Triansyah Djani menjelaskan bahwa pertemuan Arria-Formula DK PBB kali ini bertujuan membahas pengelolaan risiko terhadap narapidana teroris.

“Untuk itu, pengalaman Indonesia dalam deradikalisasi narapidana teroris menjadi kontribusi positif bagi upaya penanggulangan terorisme global,” ujar Dubes Dian Triansyah Djani, seperti disitat dari laman Kemlu Kamis (14/11/2019).

Dirjen PAS Utami menjelaskan bahwa Indonesia menerapkan berbagai pendekatan dalam pengelolaan narapidana teroris di lembaga pemasyarakatan, melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

“Para pemuka agama, penyintas serangan bom, bahkan mantan narapidana teroris juga dilibatkan dalam proses deradikalisasi tersebut,” kata Dirjen Utami.

Lebih lanjut Utami memaparkan berbagai program pelatihan life management dan kewirausahaan yang dilaksanakan bagi para narapidana teroris, yang bertujuan untuk menggali potensi narapidana teroris sehingga dapat berintegrasi kembali di masyarakat pada suatu saat nanti.

“Indonesia berkomitmen untuk terus perbaiki pengelolaan narapidana terorisme, termasuk melalui infrastruktur gedung yang digunakan, sarana pengamanan serta dukungan teknologi dan informasi,” jelas Dirjen PAS seraya menekankan peran penting hubungan positif antara para petugas, pamong dan narapidana guna memastikan proses rehabilitasi dan reintegrasi narapidana yang efektif.

Pertemuan Arria-Formula merupakan salah satu bentuk pertemuan DK PBB yang ditujukan untuk bahas suatu isu yang dinilai rumit serta memerlukan terobosan dengan menghadirkan pakar-pakar narasumber melalui dialog interaktif. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: DeradikalisasiDewan Keamanan PBBKemenlu RI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.