• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Ekonomi Sirkular Potensi Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
January 27, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perubahan Iklim Mengkhawatirkan, Perkotaan Harus Cepat Beradaptasi

Kawasan perkotaan paling rentan dengan risiko perubahan iklim. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perekonomian Indonesia dapat tumbuh sebesar USD45 miliar pada tahun 2030, dengan jumlah emisi dan sampah yang lebih rendah, lewat penerapan penuh ekonomi sirkuler tanpa sampah di lima sektor ekonomi utama.

Demikian laporan terbaru yang diluncurkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan didukung Pemerintah Denmark dan Program Pembangunan PBB (UNDP).

Laporan Ekonomi Sirkuler Indonesia dipresentasikan pada acara peluncuran online yang dipimpin oleh Menteri Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Lingkungan Hidup Denmark, Lea Wermelin dan Resident Representative UNDP Indonesia Norimara Shimomura.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Lima sektor utama yang menjadi fokus laporan ini adalah makanan dan minuman, tekstil, perdagangan grosir dan eceran (dengan fokus pada kemasan plastik), konstruksi, dan elektronik. Menurut laporan tersebut, implementasi penuh model sirkuler di lima sektor itu dapat menciptakan sekitar 4,4 juta lapangan kerja baru.

Model ekonomi sirkular memungkinkan para pelaku ekonomi untuk mengurangi konsumsi bahan, limbah, dan emisi sekaligus mempertahankan pertumbuhan. Model tersebut sudah berhasil diterapkan oleh beberapa negara, termasuk Denmark.

“Implementasi ekonomi sirkular diharapkan dapat menjadi salah satu kebijakan strategis dan terobosan untuk membangun kembali Indonesia yang lebih tangguh pasca COVID-19, melalui penciptaan lapangan pekerjaan hijau (green jobs) dan peningkatan efisiensi proses dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya,’ kata Monoarfa, dikutip Rabu (27/1/2021).

“Saya meyakini Indonesia akan diuntungkan dalam skala yang besar melalui transisi ke model ekonomi sirkular dan saya percaya bahwa laporan ini akan mampu memperlihatkan potensi besar bagi lingkungan di Indonesia, alam, dan usaha mitigasi perubahan iklim,’ kata Menteri Lingkungan Hidup Denmark Lea Wermelin.

“Saya berharap laporan ini akan merintis jalan dan langkah selanjutnya terutama dalam perumusan strategi nasional dalam rencana aksi dan pemetaaan jalan pusat,” imbuhnya.

Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura menekankan bahwa ekonomi sirkular mampu mendukung pertumbuhan dan mengatasi dampak perubahan iklim, sekaligus mengubah kehidupan kelompok masyarakat rentan di Indonesia.

“Model ekonomi sirkuler memungkinkan kita mengurangi konsumsi bahan, sampah, dan emisi dan pada saat yang sama mempertahankan pertumbuhan dan menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, model ini mampu menjawab tantangan perubahan iklim dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama – perempuan yang rentan, warga lansia, anak-anak, dan masyarakat disabilitas, yang sesungguhnya mampu berperan aktif di komunitas,” kata Norimasa Shimomura. (ATN)

Tags: Ekonomi SirkularGreen EconomyPerubahan IklimSustainable Development Goals
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.