• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekspansi di Asia, Warren Buffett Investasi Rp87 Triliun di Jepang

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekspansi di Asia, Warren Buffett Investasi Rp87 Triliun di Jepang

Warren Buffett. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Konglomerat Warren Buffett melebarkan sayap bisnisnya di Asia.

Pasalnya, perusahaan milik Warren Buffett, Berkshire Hathway Inc. baru saja mengakuisisi saham lima perusahaan Jepang senilai USD6 miliar.

Menyitat Bloomberg, Selasa (1/9/2020), Berkshire mengakuisisi sekitar 5 persen saham Itochu Corp., Marubeni Corp., Mitsubishi Corp., Mitsui & Co., dan Sumitomo Corp. dalam 12 bulan terakhir.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Investasi gabungan kelima perusahaan tersebut bernilai lebih dari USD6 miliar atau sekitar Rp87 triliun.

Kelima perusahaan tersebut merupakan korporasi yang mendominasi industri energi dan bahan mentah di Jepang. Ini menjadi penanda Buffett serius menanamkan modalnya ke Jepang, sebagai negara dengan ekonomi kedua terbesar di Asia.

Sementara Buffett tetap relatif berhati-hati dalam aksi akuisisi sejak Covid-19 yang memukul ekonomi global, perusahaannya telah meningkatkan portofolionya di industri komoditasnya, termasuk perjanjian USD4 miliar untuk membeli sebagian besar perusahaan pipa dan penyimpanan gas alam Dominion Energy Inc. aset bulan Juli.

Penilaian di sektor komoditas telah mengikuti pasar saham yang lebih luas dalam beberapa tahun terakhir, terseret oleh jatuhnya harga komoditas dan rotasi investor ke saham teknologi yang telah dipercepat selama pandemi.

“Saya senang Berkshire Hathaway berpartisipasi di masa depan Jepang dan lima perusahaan yang kami pilih untuk investasi,” kata Buffett dalam pernyataannya.

“Lima perusahaan perdagangan besar memiliki banyak usaha patungan di seluruh dunia dan kemungkinan besar memiliki lebih banyak kemitraan ini. Semoga kedepannya ada peluang yang saling menguntungkan,” jelasnya.

Mitsui mengatakan tidak mengetahui alasan di balik investasi Berkshire, sementara empat perusahaan perdagangan lainnya tidak bisa berkomentar.

Berkshire berencana untuk menahan investasi Jepang untuk jangka panjang dan telah berjanji untuk hanya memiliki sebanyak 9,9 persen saham di salah satu dari lima perusahaan, kecuali diberikan persetujuan khusus oleh dewan direksi.

Langkah tersebut menandai dorongan besar di luar negeri oleh Buffett, yang telah lama mengakumulasi investasi di perusahaan AS termasuk Apple Inc. dan Coca-Cola Co.

Berkshire juga mencari investasi di luar negeri dengan kepemilikan di BYD Co. China melalui bisnis energinya dan perusahaan pembayaran Brasil, StoneCo Ltd.

Buffett, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-90 pada 30 Agustus, telah membangun Berkshire menjadi konglomerat bernilai lebih dari USD521 miliar, dengan operasi mulai dari asuransi hingga raksasa industri seperti Precision Castparts Corp. dan bahkan ritel seperti Fruit of the Loom.

Perusahaan juga memiliki portofolio ekuitas yang signifikan, dengan total sekitar USD207 miliar pada akhir Juni, dengan saham di perusahaan seperti Apple Inc. dan Bank of America Corp. (Bloomberg).

Tags: Asia BusinessBerkshire Hathway IncWarren Buffett
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.