ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Mei 2020 sebesar USD10,53 miliar. Nilai ekspor ini turun 13,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebesar USD12,16 miliar, dan turun mencapai 28,95 persen dari periode sama tahun lalu sebesar USD14,83 miliar.
“Ekspor Mei sebesar USD10,53 miliar itu terendah sejak Juli 2016 yang sebesar USD9,6 miliar,” jelas Kepala BPS Suhariyanto dalam video conference di Jakarta, Senin (15/6/2020).
Jika dibandingkan April 2020, ekspor pada Mei 2020 turun 13,4 persen dari USD12,16 miliar. Meski ekspor migas naik sebesar 15,64 persen dari USD560 juta, namun ekspor nonmigas mengalami kontraksi sebesar 14,81 persen dari USD11,6 miliar.
Jika dibandingkan Mei tahun lalu, ekspor pada Mei 2020 turun dari USD14,83 miliar. Penurunan terjadi karena ekspor migas yang turun 42,64 persen menjadi hanya USD650 juta sedangkan ekspor nonmigas turun 27,81 persen menjadi USD9,88 miliar.
“Kalau diperhatikan pergerakan ini dan dibandingkan saat Idulfitri pada Juni 2019, ekspor selalu turun pada bulan Idulfitri. Kalau sebelumnya karena banyaknya libur panjang tapi pada Mei 2020 ini karena banyak sekali WFH dan pengurangan aktivitas karena physical distancing,” jelasnya.
Hampir seluruh sektor mengalami penurunan ekspor, kecuali ekspor migas yang naik 15,64 persen dari bulan lalu menjadi USD650 juta. Namun ekspor migas pada Mei 2020 mengalami penurunan drastis hingga 42,64 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Sedangkan ekspor pertanian tercatat USD240 juta turun 16,97 persen (mtm) dan turun 25,48 persen (yoy), industri pengolahan USD8,31 miliar turun 14,92 (mtm) dan turun 25,9 persen (yoy), serta pertambangan dan lainnya USD1,33 miliar turun 13,7 persen (mtm) dan turun 38,11 persen (yoy).
Berdasarkan negara tujuannya, ekspor Indonesia ke Australia naik USD46,2 juta, Mesir naik USD21,9 juta, dan Spanyol naik USD15,7 juta. Namun begitu, ekspor Indonesia ke Singapura turun hingga USD335,8 juta, Jepang turun USD215,7 juta, dan Amerika Serikat turun USD206,6 juta.
Secara kumulatif sejak Januari hingga Mei 2020, ekspor Indonesia tercatat sebesar USD64,46 miliar.
“Realisasi ekspor tercatat turun dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 5,96 persen dari USD68,54 miliar, dengan ekspor nonmigas turun 3,5 persen dari USD63,18 miliar menjadi USD60,97 miliar,” tandasnya. (ATN)
