• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekspor Kaolin Bangka Belitung ke China dan Malaysia Capai 34.808 Ton

by Redaksi Asiatoday
December 4, 2019
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ekspor Kaolin Bangka Belitung ke China dan Malaysia Capai 34.808 Ton

Tambang Kaolin atau Timah di Bangka, Belitung. Sumber deposit utama Logam Tanah Jarang (LTJ) yaitu monazite, merupakan mineral ikutan yang ada pada pertambangan timah. Ist

ASIATODAY.ID, TANJUNGPANDAN – Indonesia Port Corporation (IPC) atau PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Tanjung Pandan, Provinisi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat ekspor kaolin dari daerah itu mencapai 34.808 ton hingga 2 Desember 2019.

“Kegiatan tersebut merupakan ekspor langsung yang dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Pandan,” kata General Manager IPC Tanjung Pandan, Yossianis Marciano di Tanjung Pandan, dikutip antara, Rabu (4/12/2019).

Negara tujuan dari ekspor langsung bahan baku keramik tersebut yakni Malaysia dan China. Ekspor tersebut dilayani 22 kapal baik langsung maupun secara berpindah angkut atau ship to ship.

RelatedPosts

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era

“Ada 20 kapal yang melakukan ekspor kaolin langsung ke Malaysia dan dua kapal luar negeri ship to ship melakukan ekspor ke China,” ujarnya.

Dia menambahkan pihaknya juga mencatat 3.622 ton kegiatan impor berlangsung di pelabuhan itu, berupa impor aspal dan material konstruksi.

“Untuk realisasi lalu lintas kapal ekspor sejauh ini sudah mencapai 18.819 GT melebihi target yang ditetapkan 13.000 GT,” ujarnya.

Untuk lalu lintas kapal domestik pengangkut peti kemas di daerah itu, dia mengatakan sejauh ini mengalami penurunan. “Saat ini baru terealisasi 10.000 twenty-foot equivalent uni (TEUs) dari target yang ditetapkan yakni 18.000 TEUs.”

Dia menilai kondisi ini karena lesunya kondisi ekonomi di wilayah itu sehingga berdampak pada beberapa sektor, di antaranya pariwisata dan perhotelan sehingga lalu lintas angkutan barang juga menurun. (Ant)

,’;\;\’\’
Tags: Bangka SelatanBelitungEkspor IndonesiaEkspor KaolinPenambangan TimahTambang Timah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.