• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Erdogan Nyatakan Perang Melawan Kripto

by Redaksi Asiatoday
September 21, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Erdogan Marah, Dua Markas Militer AS di Turki Terancam Ditutup

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan. ist

ASIATODAY.ID, MERSIN – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa negaranya berperang melawan kripto. Dia menekankan, Turki akan terus dengan mata uangnya sendiri.

Erdogan menyatakan hal itu saat menjawab beberapa pertanyaan dari kaum muda dalam program Meeting with Youth yang berlangsung di Mersin, Turki Selatan, Senin (20/9/2021), diikuti mahasiswa dari 81 provinsi di Turki.

Seorang mahasiswa bertanya kepada Erdogan: “Pertanyaan saya adalah tentang mata uang kripto. Baru-baru ini, bank sentral mendirikan platform digital lira Turki. Dengan keputusan ini, apakah Turki berencana membuka mata uang kripto?”

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Sebaliknya, kita memiliki perang terpisah, perjuangan terpisah melawan mereka (mata uang kripto),” tegas Erdogan, seperti dikutip Bitcoin.com.

Dia menegaskan, mata uang kripto tidak akan menerima perlakuan “premium”. Sebab, saat ini Turki “akan terus dengan mata uang sendiri”.

Erdogan lantas bertanya kepada Binali Yildrim, Wakil Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan dan mantan Perdana Menteri Turki, tentang pendapatnya soal cryptocurrency. “Apa yang Anda katakan, Pak Binali?” tanya Presiden.

“Sayangnya, cryptocurrency juga membuka pintu untuk keluhan. Jadi, itu adalah sesuatu yang membutuhkan kontrol serius,” ujar Binali.

Binali mencatat, ada “contoh buruk” yang melibatkan mata uang kripto. Misalnya, Agustus lalu, Kepolisian Turki meluncurkan penyelidikan terhadap penipuan investasi Dogecoin. Dan awal tahun ini, dua bursa kripto Turki diselidiki karena penipuan.

“Di masa depan, atas kebijaksanaan Anda,” kata Binali kepada Erdogan. “Mungkin perlu untuk membuat beberapa pengaturan sebagai negara, sebagai pemerintah, untuk mencegah penyalahgunaan dan kesalahan ini. Studi tentang itu sudah dimulai”.

Pada April lalu, bank sentral Turki mengeluarkan pemberitahuan yang melarang penggunaan mata uang kripto untuk pembayaran barang dan jasa. Lalu di Juli, Pemerintah Turki menyatakanm sedang mempersiapkan undang-undang untuk mengatur cryptocurrency. (ATN)

Tags: CryptocurrencyDigital CurrencyErdoganKriptoTurki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.