• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Fadli Zon Galang Parlemen Dunia Akhiri Standar Ganda Sikapi Konflik Palestina

by Redaksi Asiatoday
March 15, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Fadli Zon Galang Parlemen Dunia Akhiri Standar Ganda Sikapi Konflik Palestina

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon saat berbicara di IPU Manama, Bahrain. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menggalang anggota Parlemen Dunia untuk menghapus standar ganda menyikapi konflik Palestina. Hal ini menurut Fadli sejalan dengan tema IPU ke-146 di Manama, Bahrain.

“Yang paling meresahkan adalah ketidakadilan global yang tersisa dan terus berlanjut terkait penderitaan parah kolektif yang dialami rakyat Palestina sejak hampir lebih dari tujuh dekade. Mari kita akhiri kemunafikan dan standar ganda ini,” kata Fadli di depan seluruh anggota IPU yang hadir dalam sesi General Debate di Exhibition World Bahrain, Senin (13/3/2023).

Menurut Fadli, dengan kondisi tersebut, bagaimana dunia masih bisa dibungkam tanpa tindakan nyata. Padahal, di era modern kontemporer, dunia telah menyaksikan pendudukan yang mengerikan sejak lebih dari tujuh dekade.

RelatedPosts

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

ADB President Calls for Collective Resilience Amid Economic Uncertainty

Senior Agriculture Officials Meet as Asia-Pacific Faces Mounting Pressures on Food Security

“Bagaimana kita bisa membiarkan berlanjutnya perampasan tanah, pengusiran warga Palestina dari tanah air mereka, dan mengancam mereka dengan kematian. Apakah kita benar-benar warga dunia yang beradab?,” tegas Fadli.

“Bagaimana mungkin kita tidak bertanggung jawab atas lebih dari 150 orang Palestina terbunuh di Tepi Barat dan Yerusalem timur pada tahun 2022, dan lebih dari 80 orang Palestina terbunuh tahun ini saja?,” terang Fadli.

Fadli menegaskan, hal ini tidak dapat diterima mengingat fakta-fakta yang ditemukan baru-baru ini oleh Amnesti Internasional yang menunjukkan sejauh mana rezim apartheid yang sebenarnya diterapkan terhadap orang-orang di Gaza, Yerusalem Timur, dan seluruh Tepi Barat.

Dunia tidak boleh melupakan penderitaan orang-orang di Rakhine dan minoritas Muslim yang disebabkan oleh kebijakan yang tidak toleran dan Islamofobia. Sebab, jika tidak segera mengambil tindakan nyata yang tepat, stabilitas dan keamanan global akan terancam.

“Kita harus mencegah terulangnya sejarah kelam ketika dunia benar-benar hancur oleh perang. Kami sebagai anggota parlemen global harus mengambil peran utama dalam mendesak penerapan semua instrumen hukum internasional yang relevan yang disepakati untuk memerangi intoleransi,” papar Fadli.

Lebih jauh, Fadli mengingatkan, PBB khususnya Dewan Keamanan dituntut untuk terus bertindak. Keadilan global harus ditegakkan secara konsisten dan adil.

Fadli mengajak seluruh negara anggota IPU untuk mulai mempertimbangkan membuat PBB lebih kuat dan lebih efektif dalam menerapkan koeksistensi damai dan masyarakat inklusif.

“Kami mengecam keras sikap negara-negara yang jelas-jelas menunjukkan kemunafikan dan standar ganda mereka dalam menyikapi intoleransi, diskriminasi rasial, pelanggaran terang-terangan yang dilakukan oleh penguasa pendudukan,” tegasnya.

Menutup pidatonya, Fadli menekankan, dunia harus bebas dari sisa-sisa mentalitas kolonial yang cenderung menempatkan orang lain sebagai orang yang tidak bermartabat untuk dieksploitasi lebih lanjut.

“Kita tidak boleh membiarkan negara mana pun berada di atas hukum internasional. Kita semua sama di depan hukum,” tandasnya. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Fadli Zon LibraryFreedom PalestinaInter-Parliamentary Union
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.