• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Filipina Kerahkan Patroli Udara Pantau Kapal China di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Filipina Kerahkan Patroli Udara Pantau Kapal China di Laut China Selatan

Pulau Whitsun Reef yang berbentuk bumerang di wilayah barat Pulau Palawan, Filipina. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Konfrontasi antara Filipina dan China makin menajam di Laut China Selatan.

Ketegangan berlanjut setelah angkatan udara Filipina melakukan patroli udara untuk memantau 220 kapal penangkap ikan milik China yang diparkir di dekat terumbu karang yang disengketakan.

Perselisihan diplomatik kedua negara dimulai awal bulan ini ketika sekitar 220 kapal pertama kali terlihat di pulau Whitsun Reef yang berbentuk bumerang di wilayah barat Pulau Palawan.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Filipina kemudian memerintahkan China untuk menarik kembali kapal-kapal itu dengan menggambarkan kehadiran mereka sebagai serangan ke wilayah kedaulatannya.

Tetapi, China yang mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, mengatakan armada itu terdiri dari kapal penangkap ikan yang berlindung dari cuaca buruk.

Kementerian Luar Negeri Filipina telah mengajukan protes diplomatik, sementara beberapa negara termasuk Amerika Serikat (AS) dan Australia menyatakan keprihatinan atas ketegangan baru di kawasan itu.

Kapal angkatan laut dan penjaga pantai Filipina telah dikerahkan ke daerah itu untuk memantau situasi, selain patroli udara, menurut Menteri Pertahanan, Delfin Lorenzana seperti dikutip dari Aljazeera, Senin (29/3/2021).

“Kami siap untuk mempertahankan kedaulatan nasional kami dan melindungi sumber daya laut Filipina,” kata Lorenzana.

Dia menambahkan, akan ada “peningkatan kehadiran” kapal angkatan laut dan penjaga pantai yang berpatroli di perairan Filipina.

Laut China Selatan yang kaya sumber daya diperebutkan oleh beberapa negara, termasuk Filipina dan China.

Beijing sering menggunakan apa yang disebut sembilan garis putus-putus untuk membenarkan klaim hak historisnya atas sebagian besar darinya, dan telah mengabaikan keputusan pengadilan internasional tahun 2016 yang menyatakan pernyataan ini sebagai tanpa dasar.

Pada Kamis (25/3/2021), Juru Bicara Harry Roque mengatakan, Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menyatakan keprihatinan atas kehadiran kapal tersebut kepada Duta Besar China di Manila.

Duterte saat ini sedang ditekan untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Pemerintah China dalam menghadapi “aktivitas konstruksi yang signifikan” oleh China di sebuah pulau buatan yang dibangun di atas Subi Reef yang  berada di dalam zona ekonomi eksklusif Filipina.

“Volume perubahannya signifikan, dan mungkin menunjukkan fase awal pembangunan besar di Subi Reef,” menurut Simularity, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di AS yang mempelajari citra satelit di Laut China Selatan. (ATN)

Tags: Laut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.