• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Gara-gara China, Harga Minyak Mentah di Asia Pasifik dan Indonesia Turun Drastis

by Redaksi Asiatoday
June 9, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekonomi Global Mulai Pulih, ICP Mei Naik ke USD65,49 per Barel

Kawasan industri minyak dan gas (Migas). Dok SKK Migas

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, telah menetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Mei sebesar US$70,12 perbarel melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 216.K/MG.03/DJM/2023 tentang Harga Minyak Mentah Bulan Mei 2023.

Angka ini mengalami penurunan sebesar US$9,22 per barel dari US$79,34 per barel pada April 2023.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi menjelaskan, bahwa harga rata-rata minyak mentah dunia juga mengalami penurunan. Penurunan rata-rata harga minyak mentah utama di antaranya disebabkan kekhawatiran pasar atas perekonomian dunia akibat inflasi, tingginya suku bunga, dan utang Amerika Serikat yang dapat menyebabkan resesi global dan menurunkan permintaan minyak.

RelatedPosts

Global Investors Eye Central Java as Asia’s New Industrial Frontier

Tencent Cloud Accelerates AI Adoption in Indonesia

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

“Kondisi tersebut juga memicu penurunan margin kilang secara global pada kuartal 2 tahun 2023. Selain itu, ekspor minyak Rusia pascainvasi mencapai rekor tertinggi pada bulan April 2023 hingga mencapai 8,3 juta barel per hari, termasuk rencana ekspor Rusia ke Cina akan meningkat di kisaran 40% pada tahun 2023,” jelas Agung di Jakarta, dikutip Jumat (9/6/2023).

Faktor lain yang menyebabkan penurunan harga minyak mentah pada periode Mei 2023 adalah laporan Platts pada bulan Mei 2023 yang menyampaikan bahwa proyeksi pertumbuhan permintaan minyak mentah dunia tahun 2023 direvisi turun sebesar 0,17 juta barel per hari dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya.

Kemudian, pada awal Mei 2023, pasar kembali khawatir pada stabilitas sektor perbankan AS pasca penurunan deposito Bank Pacwest hingga 9,5%. Apresiasi Dollar AS terhadap mata uang utama dunia lain pada bulan Mei 2023 dibandingkan bulan April 2023.

“Untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut, juga dipengaruhi oleh Crude throughput China mengalami titik terendah dalam 4 bulan terakhir, di mana kilang offline mencapai 1,2 juta barel per hari. Impor Cina bulan April 2023 turun 16,2% menjadi 10,36 juta barel per hari dibandingkan Maret 2023,” jelas Agung.

Faktor lain yang menyebabkan penurunan harga minyak mentah di kawasan Asia Pasifik, tambah Agung adalah Manufacturing Purchasing Manager Index China di bulan April 2023 turun menjadi 49,2 dibandingkan Maret 2023 sebesar 51,9. Kemudian penurunan impor Korea hingga 2,6 juta bph pada bulan April 2023.

“Di samping itu, juga terdapat penurunan permintaan minyak di Jepang sepanjang bulan Mei 2023, yang dipicu oleh beberapa kilang mengalami shutdown,” pungkas Agung.

Sebagai informasi, perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama pada bulan Mei 2023 dibandingkan bulan April 2023 mengalami penurunan sebagai berikut :

  • Dated Brent turun sebesar US$9,38/bbl dari USD84,94/bbl menjadi US$75,55/bbl.
  • WTI (Nymex) turun sebesar US$7,82/bbl dari US$79,44/bbl menjadi USD71,62/bbl.
  • Brent (ICE) turun sebesar US$7,67/bbl dari USD83,37/bbl menjadi US$75,69/bbl.
  • Basket OPEC turun sebesar US$8,19/bbl dari US$84,13/bbl menjadi USD75,94/bbl.
  • Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia turun sebesar US$9,22/bbl dari US$79,34/bbl menjadi US$70,12/bbl. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Harga Minyak MentahIndonesian Crude Price
No Result
View All Result

Terbaru

  • Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership
  • Indonesia’s Mineral Transformation: Moving Up the Global Value Chain
  • Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access
  • Global Investors Eye Central Java as Asia’s New Industrial Frontier
  • Tencent Cloud Accelerates AI Adoption in Indonesia
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.