• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 3, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gawat, Xi Jinping Perintahkan Pasukannya Siaga Perang

by Redaksi Asiatoday
November 10, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Xi Jinping Bertekad Bangun Infrastrukur China untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Presiden China, Xi Jinping. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden China, Xi Jinping memerintahkan seluruh pasukannya untuk fokus pada pertempuran dan persiapan untuk perang, menyusul eskalasi konflik dengan Taiwan yang terus meningkat.

“Fokuskan semua energi untuk berjuang, bekerja keras untuk berjuang dan tingkatkan kemampuan untuk menang,” tegas Xi, sebagaimana dilaporkan The Guardian, Kamis (10/11/2022).

Xi Jinping juga menegaskan kepada para tentara China bahwa situasi keamanan negaranya secara nasional pada saat ini sedang tidak stabil dan tidak pasti sehingga kedaulatan dan keamanan nasional harus menjadi prioritas.

RelatedPosts

American Pilot Killed in Papua Attack as Indonesian Military Hands Body to Family

ADB Bets on Global Business Titans to Solve Asia’s Biggest Challenges

Indonesia Brings Smart Farming to the Global Stage at FAO

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah berulang kali berjanji bahwa akan membela Taiwan jika China menyerang. Keterlibatan AS dalam konflik ini menjadi pertimbangan China tak mengendurkan pertahanannya.

Sementara itu, pada saat Kongres Partai Komunis China (PKC), Xi Jinping juga menegaskan bahwa China menolak seruan Taiwan untuk merdeka. Sebaliknya, China optimistis mampu menyatukan kembali Taiwan ke dalam wilayahnya.

Sebagai informasi, kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi ke Taiwan pada Agustus lalu menjadi pemantik konflik negara kepulauan tersebut dengan China. Ketegangan semakin meruncing setelah beberapa negara seperti AS dan Inggris menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Taiwan. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo PasifikXi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • American Pilot Killed in Papua Attack as Indonesian Military Hands Body to Family
  • ADB Bets on Global Business Titans to Solve Asia’s Biggest Challenges
  • Jakarta World FolkFest 2026 Puts Indonesia’s Cultural Diplomacy on the Global Stage
  • Indonesia Brings Smart Farming to the Global Stage at FAO
  • China Suspends 19 Indonesian Bird’s Nest Exporters
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.