• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gejolak Politik di Taiwan, Barisan Oposisi Duduki Parlemen

by Redaksi Asiatoday
June 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gejolak Politik di Taiwan, Barisan Oposisi Duduki Parlemen

Aktivis partai oposisi Kuomintang (KMT). Dok

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Gejolak politik mulai terjadi di Taiwan.

Lebih dari 20 politisi partai oposisi Kuomintang (KMT) menduduki gedung parlemen untuk memprotes tirani pemerintahan pada Senin (29/6/2020).

KMT menilai pemerintahan Taiwan yang dikendalikan Presiden Tsai Ing-wen cenderung bertindak sewenang-wenang dalam berbagai isu.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Salah satu yang diprotes KMT adalah pemilihan jabatan ketua di Control Yuan, agensi pengawasan pemerintah Taiwan. KMT geram karena Tsai menominasikan ajudan dekatnya di posisi tersebut.

“Tahun ini, pemerintahan Tsai menjadi semakin sewenang-wenang dari sebelumnya,” ujar pernyataan resmi KMT, melansir The Straits Times.

“Sikap Tsai membuat KMT tidak memiliki alternatif lain selain menduduki Legislative Yuan dan memboikot parlemen,” sambungnya.

Partai Progresif Demokratik (DPP) milik Presiden Tsai serta kantor kepresidenan Taiwan mengecam keras langkah KMT. Menurut DPP, apa yang dilakukan KMT merupakan sebuah lelucon.

“Aksi ini justru menginjak-injak kehormatan anggota mereka sendiri di parlemen,” kata DPP.

KMT, yang secara tradisional mendukung hubungan dekat dengan China, menjalani perombakan kebijakan di bawah pemimpin baru mereka, Johnny Chiang. Perubahan dilakukan dalam upaya meraih lebih banyak dukungan dari masyarakat Taiwan.

Sebelumnya pada bulan ini, tokoh KMT yang menjabat Wali Kota Kaohsiung kalah telak dalam pemilihan umum kepala daerah.

Taiwan merupakan negara demokrasi yang dipandang belum terlalu “dewasa.” Aksi protes, bahkan perkelahian, sering terjadi di dalam gedung parlemen Taiwan. (ATN)

Tags: TaiwanTsai Ing Wen
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.