• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Geliat Jawa Tengah Hadirkan 500 Desa Wisata

by Redaksi Asiatoday
December 11, 2019
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Geliat Jawa Tengah Hadirkan 500 Desa Wisata

ASIATODAY.ID, SEMARANG – Setelah Provinsi Jawa Tengah menegaskan diri sebagai daerah investasi, kini daerah itu tengah bergeliat untuk memacu kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

Tidak hanya menga destinasi super prioritas Borobudur, namun Jawa Tengah juga sedang berpacu untuk menghadirkan 500 Desa Wisata.

“Saat ini Jateng sudah punya 229 desa wisata. Target kami, dalam 5 tahun ini, 500 Desa Wisata bisa terwujud,” terang Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng N. Rachmadi, dalam keterangan tertulis, Rabu (11/13/2019).

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Dalam mendorong pengembangan desa wisata ini, pemerintah pun menyiapkan stimulus. Pada 2020, dialokasikan dana Rp1 miliar untuk 5 desa wisata melalui APBD.

Selain 5 desa wisata yang masing-masing memperoleh dana stimulan Rp1 miliar itu, pihaknya juga memberikan bantuan kepada 95 desa wisata lain.

Secara keseluruhan kata Sinoeng ada 100 desa wisata yang akan mendapat bantuan dari Pemprov Jateng pada tahun anggaran 2020.

“Untuk bantuan Rp1 miliar itu kita berikan ke 5 desa wisata yang masuk kategori maju. Sedangkan, untuk desa wisata kategori sedang kita berikan stimulan masing-masing Rp500 juta, dan desa wisata baru diberikan dana Rp100 juta,” imbuh Sinoeng.

Untuk Desa Wisata kategori sedang, lanjut Sinoeng yang akan mendapat dana stimulan dari pemerintah pada 2020 nanti berjumlah 10 desa. Sedangkan untuk desa wisata baru yang mendapat stimulan Rp100 juta berjumlah 85 desa.

“Kita serius untuk mengembangkan desa wisata. Selain stimulan, nanti kita akan ajak para pengelola desa wisata untuk study banding ke luar negeri agar mereka tak hanya bisa mempelajari pariwisata luar negeri, tapi juga mempromosikan potensi desanya di luar negeri,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: BUMDesDesa WisataDestinasi Super PrioritasJawa Tengah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.