• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

GELIAT PARIWISATA ASEAN: Indonesia Fokus Kembangkan Wisata Bahari

by Redaksi Asiatoday
February 15, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
GELIAT PARIWISATA ASEAN: Indonesia Fokus Kembangkan Wisata Bahari

Pulau Perak, salah satu destinasi wisata bahari di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) terus mencari terobosan untuk membangkitkan kembali industri pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Sebagai negara dengan basis maritim yang luas, Indonesia dianugerahi keindahan alam bahari yang sangat eksotis.

Untuk itu, dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional di sektor ini, Indonesia akan fokus mengembangkan pariwisata Bahari.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung penuh upaya ini.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono optimistis wisata bahari akan menjadi pilihan utama masyarakat sebab lokasi yang ditawarkan berada di area terbuka, sehingga aman bagi pelancong yang berwisata di masa pandemi seperti sekarang.

“Kalau kita berharap pada destinasi wisata seperti zaman normal, rasanya berat. Harus ada sesuatu yang menarik. Logikanya kalau orang berwisata di laut jauh lebih sehat,” ujar Menteri Trenggono saat bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2021).

KKP memiliki pesisir dan ruang laut dari Sabang hingga Merauke yang bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata bahari. Kemudian ada juga kapal-kapal tidak terpakai yang dapat dimanfaatkan menjadi restoran terapung sebagai destinasi wisata kuliner.

Menurut dia, pengemasan destinasi wisata ini, harus didukung oleh protokol kesehatan yang ketat. Selain itu juga harus memerhatikan kelestarian lingkungan agar hasilnya tidak hanya pertumbuhan ekonomi masyarakat tapi juga terjaminnya keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut.

“Di beberapa titik kita punya kapal yang bisa diupgrade untuk jadi restoran apung,” urainya.

Hal lain yang tak kalah menarik adalah pemanfaatan hutan mangrove sebagai destinasi wisata pesisir. Bila dilengkapi dengan beragam atraksi menarik, dia yakin wisata mangrove bisa menjadi pilihan masyarakat.

Dalam pengembangan wisata bahari mangrove ini, tambah Trenggono, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bisa dilibatkan sehingga area yang dimanfaatkan bisa lebih luas.

“Dari mangrove ini juga bisa ada turunan-turunan ekonomi kreatif yang dihasilkan. Kami siapkan dari Sabang sampai Merauke. Kita dukung penuh,” tegas Trenggono.

Sementara itu, Sandiaga Uno mengaku akan menyiapkan skema untuk menghidupkan lokasi-lokasi wisata bahari di Indonesia. Dia yakin, dengan adanya dukungan dari KKP, sektor pariwisata ini bisa menggeliat.

“Kita mau all out garap wisata bahari, mau kolaborasi,” ujar Sandi.

Dia juga memuji program tambak udang milenial yang digagas KKP. Menurutnya, program tersebut dapat diintegrasikan dengan program-program di kementeriannya sehingga dampak ekonomi yang dihasilkan bisa lebih besar. (ATN)

Tags: Asean TravelAsia TourismPariwisata IndonesiaWisata Bahari
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.