• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gelontorkan Rp1,6 Triliun, Kemenpar Optimis Danau Toba Dikunjungi 1 Juta Wisatawan

by Redaksi Asiatoday
July 19, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gelontorkan Rp1,6 Triliun, Kemenpar Optimis Danau Toba Dikunjungi 1 Juta Wisatawan

Sebuah kota kecil di tepi Danau Toba. Foto : Kemenpar

ASIATODAY.ID, MEDAN – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata optimistis kunjungan wisatawan ke Danau Toba bisa mencapai target satu juta orang. Untuk mendukung target tersebut pemerintah akan mengucurkan anggaran untuk penyelesaian pengembangan infrastruktur di kawasan Danau Toba sebesar Rp 1,6 triliun.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengungkapkan hal itu diacara Wisuda ke XXI tahun 2019 Politeknik Pariwisata Medan yang meluluskan 363 alumni, Kamis (18/7/2019).

“Masalah di kawasan Danau Toba seperti juga daerah wisata lainnya di Indonesia adalah kurangnya akses sehingga pemerintah merasa perlu kembali memperkuat infrastruktur,” ujarnya.  

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Arief, dana sekitar Rp 1,6 triliun itu merupakan bagian dari total anggaran Rp 6,4 triliun untuk menyelesaikan pengembangan infrastruktur di empat destinasi pariwisata super prioritas. Empat destinasi pariwisata super prioritas itu diantaranya Danau Toba, Mandalika, Borobudur, dan Labuan Bajo. Pembangunan pengembangan infrastruktur itu harus selesai tahun 2020.

“Peningkatan kunjungan memang tidak bisa langsung terlihat, tetapi infrastruktur dan utilitas harus dibangun untuk mencapai target itu. Pembangunan pariwisata memang harus mencakup tiga hal yakni atraksi, transportasi, serta amenitas yang memadai. Oleh karena itu pariwisata membutuhkan sinergitas dari semua pemangku kepentingan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Menpar Arief Yahya juga berpesan kepada lulusan Poltekpar Medan agar bisa mengambil peran sebagai pebisnis dan pengelola profesional industri pariwisata di destinasi Danau Toba.

“Destinasi pariwisata Danau Toba nanti menjadi destinasi pariwisata kelas dunia. Di sana akan banyak berdiri hotel dan resort internasional. Lulusan Poltekpar Medan harus mengambil peluang ini agar bisa memenangkan persaingan di era digital tourism 4.0,” imbuhnya.

Arife juga menjelaskan, saat ini Pariwisata Indonesia tumbuh signifikan pada Januari sampai Desember 2018 mencapai 12,58 persen atau jauh di atas pertumbuhan pariwisata di kawasan regional 7,4 persen dan pariwisata dunia tumbuh 5,6 persen.

“Begitu pula devisa yang dihasilkan tahun ini diperkirakan mencapai 18 miliar dolar AS atau berada di ranking teratas mengalahkan CPO. Kalau di era tahun 1980-an, kita selalu menyebut penghasil devisa di Indonesia adalah migas dan nomigas, tapi era sekarang kita menyebut dengan pariwisata dan non-pariwisata,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengakui kawasan pariwisata Danau Toba memang masih kekurangan akses sehingga Pemprov Sumut gembira ada program pembangunan infrastruktur. Soal masih adanya pencemaran Danau Toba yang bisa menurunkan minat wiaatawan berkunjung, gubernur menyebutkan masalah itu sedang diatasi.

“Wisatawan ke Danau Toba untuk melihat air danau. Kalau air danau tercemar mana mungkin wisatawan datang,” ujarnya. (Lis/AT)

,’;\;\’\’
Tags: Asia TerkiniBali BaruDanau TobaMedanTravel AsiaTravel IndonesiaWisata AlamWorld Travel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.