• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

GEMPA TURKI: Puluhan Orang Terjebak Reruntuhan, Belasan Jiwa Tewas

by Redaksi Asiatoday
October 31, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
GEMPA TURKI: Puluhan Orang Terjebak Reruntuhan, Belasan Jiwa Tewas

Reruntuhan bangunan akibat gempa 7,0 SR di Turki. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Gempa tektonik dengan Magnitudo 7,0 Skala Richter mengguncang negeri Turki, Yunani, Bulgaria hingga Makedonia Utara.

Selain menimbulkan tsunami, gempa tersebut mengakibatkan 70 orang terjebak reruntuhan bangunan dan belasan jiwa dilaporkan meninggal dunia.

Gempa dahsyat tersebut meruntuhkan lebih dari selusin bangunan di kota pelabuhan Aegean, Izmir, Turki. Getaran gempa paling kuat dirasakan hingga Ibu Kota Turki, Istanbul.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Otoritas Manajemen Bencana Turki melaporkan 120 terluka, sementara laporan Anadoly Agency, 70 orang dilaporkan terperangkap di bawah reruntuhan di Izmir telah berhasil diselamatkan.

Menurut catatan U.S. Geological Survey, pusat gempa berada di 17 kilometer dari pantai Seferihisar, Turki pada kedalaman 10 kilometer.

Otoritas Yunani mengeluarkan peringatan tsunami untuk Pulau Samos, yang terletak dekat dengan garis pantai Turki, setelah gempa bumi.

“Jembatan telah runtuh dan kami tidak dapat memasuki kota,” kata Hasim Kavuklu, seorang pekerja hotel di Kota Sigacik, Turki, seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (31/10/2020).

Kavuklu melanjutkan, beberapa kapal terbalik di pantai Seferihisar.

Kepala Observatorium Kandilli di Istanbul, Turki yakni Haluk Ozener memperingatkan bahwa gempa susulan dapat berlanjut hingga 15 hari ke depan.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis telah menelepon Presiden Turki Erdogan untuk menyampaikan belasungkawa atas hilangnya sejumlah nyawa akibat gempa bumi yang melanda kedua negara.

 “Apa pun perbedaan kita, inilah saat-saat ketika orang-orang kita perlu berdiri bersama,” ujarnya.

Kedua negara selama berminggu-minggu terlibat dalam perselisihan sengit mengenai eksplorasi sumber energi di Mediterania timur dan pulau Siprus yang terpecah.

WNI Aman

Sementara itu, Kedutaan Besar RI di Ankara Turki melaporkan tidak ada WNI yang menjadi korban gempa tersebut.

KBRI Ankara bersama Satgas Perlindungan WNI di Turki terus berkoordinasi dengan WNI yang berada di wilayah tersebut.

“Sejauh ini tidak diperoleh laporan mengenai adanya WNI yang terkena dampak langsung gempa tersebut,” ujar Harliyanto, Koordinator Perlindungan WNI KBRI Ankara.

Berdasarkan data KBRI Ankara, terdapat sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar WNI berprofesi sebagai pekerja SPA dan mahasiswa.

Terdapat sekitar 5000 WNI yang tinggal di Turki, sebagian besar adalah mahasiswa (2.700) dan pekerja SPA (1.500).

KBRI Ankara masih terus berkoordinasi dengan Satgas Perlindungan WNI, simpul-simpul WNI dan otoritas setempat.

Info sementara, sejumlah bangunan di pusat kota Izmir, kota ketiga terbesar di Turki setelah Istanbul dan Ankara, mengalami kerusakan berat.

Selain Izmir, kota-kota yang terdampak di sekitar wilayah tersebut antara lain kota Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin dan Mugla. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban akibat gempa tersebut. (AT Network)

Tags: Gempa BumiGempa TurkiTurki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.