• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Google Donasikan USD25 Juta untuk Pemberdayaan Perempuan di Dunia

by Redaksi Asiatoday
March 8, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tertinggi di Asia Tenggara, Transaksi Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp551 Triliun

Markas Google. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan teknologi dunia, Google mendonasikan USD25 juta untuk menyokong inisiatif pemberdayaan perempuan di dunia melalui program bertajuk Impact Challenges.

Dana hibah tersebut akan disalurkan melalui lembaga nonprofit yang bertujuan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi yang dihadapi oleh kaum perempuan dan anak perempuan.

Impact Challenges adalah cara Google memberikan dana dan dukungan kepada lembaga nonprofit yang memiliki ide untuk berupaya memecahkan berbagai masalah.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Dalam postingan blog resminya, Senin (8/3/2021) Google menyerukan aplikasi untuk inisiatif amal yang berfokus pada konsep apa pun terkait pemberdayaan perempuan. Hal ini dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Perempuan Internasional.

Jacquelline Fuller, President of Google Charitable Wing mengatakan perempuan dan laki-laki berada pada pijakan yang tidak setara. Dia juga menyebut bahwa ketidaksetaraan itu telah memburuk semenjak pandemi Covid-19.

Wing mengutip statistik dari National Women Law Center, yang menunjukkan bahwa perempuan di Amerika Serikat (AS) saja telah kehilangan lebih dari 5,4 juta pekerjaan pada tahun lalu.

Sejak pandemi global Covid-19 dimulai, organisasi lain juga telah menyuarakan kewaspadaan tentang kerugian yang dialami oleh perempuan.

McKinsey & Co memperingatkan pandemi dapat membatalkan kemajuan selama 6 tahun bagi wanita di tempat kerja.

Dalam kampanye yang dilakukan perusahaan, pelamar akan dinilai oleh panel yang di antaranya melibatkan peraih penghargaan penyair muda Amanda Gorman dan musisi Shakira. (ATN)

Tags: GenderGoogleHari Perempuan Dunia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.