• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Google Donasikan USD25 Juta untuk Pemberdayaan Perempuan di Dunia

by Redaksi Asiatoday
March 8, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tertinggi di Asia Tenggara, Transaksi Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp551 Triliun

Markas Google. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan teknologi dunia, Google mendonasikan USD25 juta untuk menyokong inisiatif pemberdayaan perempuan di dunia melalui program bertajuk Impact Challenges.

Dana hibah tersebut akan disalurkan melalui lembaga nonprofit yang bertujuan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi yang dihadapi oleh kaum perempuan dan anak perempuan.

Impact Challenges adalah cara Google memberikan dana dan dukungan kepada lembaga nonprofit yang memiliki ide untuk berupaya memecahkan berbagai masalah.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Dalam postingan blog resminya, Senin (8/3/2021) Google menyerukan aplikasi untuk inisiatif amal yang berfokus pada konsep apa pun terkait pemberdayaan perempuan. Hal ini dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Perempuan Internasional.

Jacquelline Fuller, President of Google Charitable Wing mengatakan perempuan dan laki-laki berada pada pijakan yang tidak setara. Dia juga menyebut bahwa ketidaksetaraan itu telah memburuk semenjak pandemi Covid-19.

Wing mengutip statistik dari National Women Law Center, yang menunjukkan bahwa perempuan di Amerika Serikat (AS) saja telah kehilangan lebih dari 5,4 juta pekerjaan pada tahun lalu.

Sejak pandemi global Covid-19 dimulai, organisasi lain juga telah menyuarakan kewaspadaan tentang kerugian yang dialami oleh perempuan.

McKinsey & Co memperingatkan pandemi dapat membatalkan kemajuan selama 6 tahun bagi wanita di tempat kerja.

Dalam kampanye yang dilakukan perusahaan, pelamar akan dinilai oleh panel yang di antaranya melibatkan peraih penghargaan penyair muda Amanda Gorman dan musisi Shakira. (ATN)

Tags: GenderGoogleHari Perempuan Dunia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.