• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Green Economy, Arah Pembangunan Indonesia Pascapandemi

by Redaksi Asiatoday
November 4, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Peroleh Rp42,8 Triliun Danai Proyek SDGs

Rencana aksi SDGs Indonesia 2030. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Arah kebijakan pembangunan Indonesia pascapandemi Covid-19 bertumpu pada target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) sebagaimana yang telah ditetapkan dalam RPJMN 2020-2024.

Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pembangunan akan mengarah pada pendekatan ekonomi berbasis alam.

“Visi ‘Build Back Better’ untuk Indonesia pasca pandemi sangat relevan dengan pendekatan ekonomi berbasis alam yang memanfaatkan sumber daya alam sesuai daya tampung, daya dukung dan memprioritaskan pemerataan pembangunan melalui UMKM yang andal dalam mengelola usaha bernilai tambah,” papar Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Bappenas Eka Chandra Buana, di forum webinar Global Landscape Forum 2020, dikutip Sabtu (31/10/2020).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Eka memandang, inovasi pemerintah daerah untuk memfasilitasi pendekatan ini akan berkontribusi besar untuk capaian target nasional tersebut.

Saat ini, sejumlah kabupaten telah cukup gigih dalam menggaungkan semangat keberlanjutan dalam hampir segala aspek kepemerintahan.

Global Landscape Forum 2020 merupakan forum lanskap terbesar berbasis ilmu pengetahuan yang fokus pada isu pemanfaatan lahan berkelanjutan dengan jejaring mencapai lebih dari 4.900 organisasi dan menjangkau 770 juta orang yang tersebar di 185 negara.

Dalam forum ini, Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) bersama Center for International Forestry Research (CIFOR) mengisi panel diskusi bertajuk Pembelajaran dari Indonesia: Membangun ekonomi lestari melalui pendekatan yurisdiksi.

Diskusi ini menyoroti bahwa pembangunan ekonomi lestari bertumpu pada perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dilakukan secara multi stakeholder. (ATN)

Tags: BappenasGreen EconomySustainable Development Goals
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.