• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gunung Meletus di Filipina, KBRI Siap Evakuasi Warga Indonesia

by Redaksi Asiatoday
January 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gunung Meletus di Filipina, KBRI Siap Evakuasi Warga Indonesia

ASIATODAY.ID, MANILA – Bencana gunung meletus melanda Filipina.

Gunung berapi Taal menyemburkan lava pijar, Senin (13/01/2020). Otoritas Filipina memperingatkan bahwa “erupsi eksplosif” Taal dapat terjadi dalam “hitungan jam atau hari.”

Lava dikabarkan mulai menyembur dari Taal pada Senin dini hari. Sehari sebelumnya, sekitar 8.000 orang telah dievakuasi usai Taal menyemburkan abu vulkanik.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Taal adalah gunung teraktif kedua di Filipina. Meski berukuran kecil, Taal tercatat telah mengalami setidaknya 34 erupsi dalam 450 tahun terakhir.

“Saat ini gunung berapi Taal telah memasuki periode intens. Erupsi magma terjadi dari pukul 02.49 hingga 04.28. Ini terlihat dari menyemburnya lava yang dibarengi sambaran petir,” ujar pernyataan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), melansir AFP.

Phivolcs juga telah memperingatkan mengenai kemungkinan terjadinya “tsunami vulkanik” dari gunung berapi Taal.

Setelah abu vulkanik Taal membumbung hingga ketinggian 15 ribu meter, otoritas Filipina memerintahkan penghentian penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA).

Awalnya penghentian penerbangan di NAIA hanya diberlakukan beberapa jam. Namun otoritas Filipina mengubahnya menjadi “hingga pemberitahuan lebih lanjut.”

Phivolcs mengatakan penghentian penerbangan diperlukan dalam mengantisipasi adanya “fragmen balistik” abu vulkanik yang mungkin menghantam pesawat.

Menteri Transportasi Filipina Arthur Tugade telah menginstruksikan otoritas penerbangan untuk “melakukan apapun yang diperlukan demi memastikan keselamatan publik.”

Sementara KBRI Manila melaporkan adanya 170 WNI yang tinggal di Cavite dekat gunung Taal. Para WNI diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Jika diperlukan, KBRI Manila — yang saat ini sudah berada di Cavite — siap mengevakuasi semua WNI. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia NewsAsia TenggaraBencana Gunung MeletusFilipinaGunung Meletus FilipinaKBRI FilipinaKerjasama Indonesia-Filipina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.