• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.3 Kilo Meter

by Redaksi Asiatoday
March 15, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.3 Kilo Meter

Material vulkanik menyembur dari Gunung Merapi, sebagaimana terlihat dari Desa Tunggularum, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada 13 Maret 2023. Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Gunung Merapi menyemburkan rentetan luncuran awan panas pada Rabu (15/3/2023) siang dengan jarak luncuran mencapai 1.300 meter. Demikian dikutip dari media sosial Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dijelaskan, awan panas guguran Gunung Merapi kembali terjadi pada pukul 10.36 WIB dengan jarak luncur 1.300 meter ke arah Barat Daya. Awan panas guguran tersebut tercatat dengan amplitudo 65 mm dengan durasi 133 detik.

Badan Geologi Kementerian ESDM masih memperingati potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km, sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar gunung.

Badan Geologi menyatakan apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Bencana Gunung MeletusErupsi Gunung MerapiGunung Marapi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.