• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Implementasi ESG, Ceria Siap Jadi Pemain Industri Nikel dan Baterai EV Global

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Implementasi ESG, Ceria Siap Jadi Pemain Industri Nikel dan Baterai EV Global

Group CEO PT Ceria Nugraha Indotama, Derian Sakmiwata, saat berbicara di forum The 2nd Nickel Producers, Processors, & Buyers Conference pada Rabu, 30 Agustus 2023 di Shangri-La Hotel. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Group) terus bertransformasi menjadi salah satu perusahaan nikel di Indonesia yang fokus pada pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) yang ramah lingkungan.

Untuk mengimplementasikan hal itu, Ceria telah meluncurkan roadmap (peta jalan) aktivitas industri yang berbasis pada Environmental, Social, and Governance (ESG).

Roadmap Ceria ini sejalan dengan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalankan hilirisasi mineral di dalam negeri.

RelatedPosts

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

ADB President Calls for Collective Resilience Amid Economic Uncertainty

Senior Agriculture Officials Meet as Asia-Pacific Faces Mounting Pressures on Food Security

“Ceria roadmap akan memposisikan perusahaan sebagai pemain kompetitif di industri nikel maupun baterai Electric Vehicle (EV) ditingkat domestik dan internasional,” ujar Group CEO PT Ceria Nugraha Indotama, Derian Sakmiwata, saat berbicara di forum The 2nd Nickel Producers, Processors, & Buyers Conference pada Rabu, 30 Agustus 2023 di Shangri-La Hotel.

Derian menegaskan bahwa Ceria secara nyata turut berkontribusi pada pengembangan ekosistem baterai yang berpotensi menggerakkan dunia yang lebih berkelanjutan. Hal ini kata Derian, sudah menjadi bagian visi dan misi Ceria untuk menyediakan produk nikel berkualitas tinggi, yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dengan tetap mendukung lingkungan serta masyarakat setempat.

Sebagai perusahaan nasional yang sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh pemegang saham dalam negeri, Ceria juga turut berkontribusi pada pendapatan negara sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional serta mendukung program pembangunan.

Itu sebabnya, Ceria mendapatkan apresiasi dari Direktorat Jendral Pajak, melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara atas kontribusi penerimaan pajak terbesar untuk kategori perusahaan tambang swasta di wilayah kerja Kolaka.

“Keberadaan Ceria juga harus meningkatkan taraf hidup yang lebih baik bagi Masyarakat sekitar daerah operasi,’’ lanjut Derian.

Eksistensi Ceria di Indonesia ditandai dengan dukungan dari pemerintah pusat dengan pemberian status sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang ada di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“Sangat penting bagi anak bangsa untuk menguasai teknologi eksplorasi dan ekstraksi mineral sehingga dapat memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam, dalam hal ini mineral di dalam negeri dengan proses bisnis yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Adapun, kegiatan The 2nd Nickel Producers, Processors, & Buyers Conference yang diselenggarakan oleh Petromindo bersama Ceria berlangsung selama dua hari membahas berbagai topik terkait perkembangan terbaru dalam penambangan nikel, pemrosesan, dan pembuatan baterai. Selain itu, dibahas juga tantangan dan peluang yang dihadapi oleh industri nikel, serta bagaimana menciptakan masa depan yang berkelanjutan. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Hilirisasi NikelIndustri BateraiPT Ceria Nugraha Indotama
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.