• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Bertahan Tidak Akan Terapkan Lockdown

by Redaksi Asiatoday
March 22, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Bertahan Tidak Akan Terapkan Lockdown

Peta sebaran pandemi global wabah coronavirus di Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia bertahan dengan opsi tidak akan menerapkan kebijakan lockdown, kendati pasien positif corona terus bertambah dan desakan publik terus menggema.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia Doni Monardo menegaskan hal itu pada Sabtu (21/3/2020). Sikap tersebut telah ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo.

“Presiden Jokowi menginstruksikan kepada saya, tidak akan ada lockdown di Indonesia. Jawaban saya ini semoga bisa jadi kepastian bagi seluruh komponen masyarakat dan juga sahabat dari berbagai negara terutama yang berada di Jakarta,” ujarnya, Sabtu (21/3/2020).

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Pemerintah Indonesia kata dia, meminta kepada masyarakat mematuhi imbauan pemerintah untuk menerapkan social distancing. Apabila masyarakat patuh dengan imbauan itu, maka penyebaran dan jumlah masyarakat yang terpapar virus corona dapat dikendalikan.

“Imbauan ini sangat penting. Virus corona tidak kenal agama, suku dan kelompok sosial apapun. Sebab dalam waktu singkat virus ini bisa menular ke mereka yang kondisi fisiknya kurang sehat. Gugus Tugas Covid-19 akan berusaha menjaga yang sehat tetap sehat dan yang sakit kita obati sampai sembuh,” jelasnya.

Doni mengungkapkan, jika kesadaran dan kepatuhan masyarakan terhadap imbauan social distancing rendah, maka risiko penularan makin terbuka, terutama bagi masyarakat yang memiliki kekuatan imunitas rendah.

“Ketika ada orang yang positif corona tidak terdeteksi dan berkumpul di tempat umum, mungkin orang lain yang sehat dan punya imunitas bagus tidak tertular, Namun kalau ada yang kesehatan terganggu seperti punya sakit jantung, diabetes atau penyakit bawaan lain, maka dengan mudah bisa terpapar virus ini,” tambahnya.

Guna menekan potensi penyebaran virus corona, Doni juga meminta kepada masyarakat untuk tidak beribadah di tempat ibadah dalam jumlah massa yang besar. Dia meminta para pemuka agama untuk ikut menyerukan anjuran tersebut demi kebaikan bersama.

Hingga Sabtu (21/3/2020), jumlah pasien terkonfirmasi positif corona mengalami peningkatan 81 kasus menjadi 450 orang.

Dari jumlah tersebut, 20 orang dinyatakan sembuh dan 38 orang lainnya meninggal dunia. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCoronavirusCOVID-19LockdownPandemi Global
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.