• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Buka Akses Pasar Komoditi Non Kayu di Malaysia

by Redaksi Asiatoday
August 17, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Buka Akses Pasar Komoditi Non Kayu di Malaysia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah indonesia terus berupaya membangun jejaring dan akses pasar global untuk komoditi non kayu, salah satunya melalui pameran produk.

Dalam rangka itu, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (Tana Bentarum) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, mewakili Indonesia ikut dalam pameran hasil hutan bukan kayu atau Non Timber Forest Product (NTFP) di Waterfront Kuching, Sarawak, Malaysia.

“Ada beberapa negara yang mengikuti pameran tersebut dan balai besar TN Bentarum mewakili Indonesia dengan mendapatkan undangan khusus dari Kerajaan Sarawak Malaysia,” terang Kepala Balai Besar TN Bentarum Kapuas Hulu Arief Mahmud, Jumat (16/8/2019).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Pameran tingkat internasional itu dilaksanakan sejak 12-22 Agustus 2019 dan diikuti enam negara yaitu Indonesia, Filipina, Laos, Kamboja, Nepal, dan Malaysia sebagai tuan rumah.

Balai Besar Tana Bentarum Kapuas Hulu sudah sejak 2018 lalu mengikuti pameran serupa, yang memamerkan produk-produk masyarakat di dalam maupun sekitar kawasan taman nasional.

“Produk dari masyarakat sekitar kawasan TN Bentarum memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari negara lain. Permasalahan yang sering muncul adalah pemasaran, diharapkan dengan mengikuti pameran ini masalah tersebut bisa dipecahkan,” ucap Arief.

Dirinya berharap pemerintah lebih meningkatkan lagi pembukaan jaringan pemasaran antarnegara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jabatan Hutan Sarawak Encik Hamden Bin Haji Mohammad menyampaikan kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk-produk hasil hutan bukan kayu di negeri Malaysia dan membangun jaringan pemasarannya baik di dalam maupun luar negeri.

Dikatakan dia, selain membuka jaringan penting juga memperkuat kerja sama dengan aplikasi dagang online seperti Shopee, Lazada, dan lainnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Hasil Hutan Bukan KayuKomoditi Non KayuTaman NasionalUKM Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.