• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia dan Hungaria Gagas Kerja Sama Pariwisata

by Redaksi Asiatoday
February 17, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia dan Hungaria Gagas Kerja Sama Pariwisata

Pertemuan Menparekraf RI, Sandiaga Uno dengan Menlu dan Perdagangan Hungaria Péter Szijjártó. Dok Kemenparekraf

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sepakat memperkuat kerja sama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Hungaria.

Kesepakatan kerjasama itu dicapai dalam pertemuan antara Menparekraf  Sandiaga Uno dan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria, Péter Szijjártó.

Menparekraf mengatakan, antara Indonesia dan Hungaria memiliki ruang besar untuk peningkatan kerja sama. Pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan asal Hungaria tercatat sebanyak 14.218. Namun pada 2020, jumlahnya turun drastis hingga 3.559 wisatawan saja akibat pandemi Covid-19.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak paling besar akibat pandemi, di mana terdapat pembatasan bahkan pembatalan penerbangan internasional. Ini tentu jadi pukulan yang berat untuk negara-negara di ASEAN, termasuk Indonesia, yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu sumber penunjang ekonomi,” kata Menparekraf di Gedung Sapta Pesona, dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu (17/2/2021).

Sandiaga mengungkapkan, Indonesia masih memfokuskan diri pada penerapan protokol kesehatan dan peningkatan kunjungan wisatawan Nusantara. Bila situasi sudah memungkinkan, Kemenparekraf akan melanjutkan berbagai program promosi yang telah dijalankan sebelumnya, seperti fam-trip, sales mission, serta mengikuti berbagai festival dan eksibisi.

Salah satu event yang akan diikuti Indonesia adalah Planet Budapest Expo and Conference yang memfokuskan pada pariwisata berkelanjutan.

“Kami memiliki direktorat di bidang MICE yang membidangi promosi, partisipasi, dan kemitraan di bidang MICE, yang akan memiliki program dan aktivitas yang sejalan dengan Budapest Expo,” kata Sandiaga.

“Di waktu yang akan datang, ketika perbatasan dibuka, tentu kami akan tetap menarik turis dari Hungaria,” imbuh Menparekraf.

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria, Péter Szijjártó, mengapresiasi  sambutan Kemenparekraf terkait peningkatan kerja sama dengan pemerintah Hungaria, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Bali adalah salah satu destinasi favorit wisatawan Hungaria. Kami juga antusias untuk bekerja sama di bidang ekonomi kreatif, termasuk di fintech solution, artificial intelligence di sektor ekonomi kreatif serta perkembangan teknologi digital,” kata Péter Szijjártó.

Kerja Sama Teknologi Informasi

Tak hanya membahas soal sektor pariwisata, Menparekraf mengungkapkan bahwa Indonesia dan Hungaria memiliki ketertarikan untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi kreatif, khususnya terkait teknologi informasi dan start-up. Pesatnya pertumbuhan startup berbasis teknologi dinilai dapat mendukung kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya yakin dukungan pemerintah untuk teknologi digital juga penting. Ekosistem inovasi sekarang menjadi lebih vital untuk menggerakkan ekonomi dan masyarakat dari krisis akibat pandemi COVID-19,” kata Sandiaga.

Kemenparekraf/Baparekraf sebelumnya memiliki program BEKUP “Baparekraf for Startup”, yang menjadi wadah untuk mendukung startup di industri kreatif dengan memberikan pendampingan yang intensif untuk bertahan sekaligus berkembang selama pandemi. BEKUP akan mempercepat, menumbuhkan bisnis, dan membangun ekosistem industri kreatif.

Program ini nantinya bisa lebih dikerjasamakan dengan penyelenggaraan tahun kedua #HUNINDOTECH, yakni bisnis forum yang digagas oleh Pemerintah Hungaria dan Indonesia untuk meningkatkan kerja sama pemerintah dan swasta di kedua negara pada sektor digital.

“Ini akan menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kedua negara untuk menggalang lebih banyak diskusi guna mendukung komitmen kedua negara dalam meningkatkan hubungan ekonomi melalui kerja sama teknologi. Lebih penting lagi, memanfaatkan potensi teknologi untuk merespons krisis secara efektif,” kata Sandiaga. (ATN)

Tags: Asia EropaAsia TourismKerjasama Indonesia - Hungaria
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.