• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik dengan India

by Redaksi Asiatoday
March 6, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik dengan India

Unjukrasa didepan Kedubes India di Jakarta. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Konflik bernuansa agama di India yang menelan banyak korban jiwa, memicu gelombang protes di Indonesia.

Jumat (6/3/2020) hari ini, ribuan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar aksi unjukrasa di depan Kedutaan Besar India, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

Dalam aksinya,  massa mendesak Pemerintah Indonesia segera memutuskan hubungan diplomatik dengan India.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengklaim jumlah peserta aksi di Kedubes India mencapai puluhan ribu orang.

“Kami mendesak Pemerintah Indonesia segera putuskan hubungan diplomatik dengan India,” tegasnya.

Sekretaris FPI, Munarman tidak memastikan berapa jumlah massa yang akan turun aksi, namun ia memastikan aksi akan berlangsung usai Sholat Jumat.

Aksi unjukrasa ini sebagai bentuk protes atas konflik bernuansa agama di timur New Delhi yang telah menewaskan 42 orang dan mengakibatkan banyak orang terluka termasuk rusaknya fasilitas rumah ibadah.

FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 mengutuk dan mengecam berbagai tindakan kekerasan serta persekusi terhadap para korban di India dan mendesak pemerintah India segera menghentikan berbagai tindakan persekusi dan segera menangkap para pelaku persekusi.

Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah Indonesia mengambil langkah politik terhadap pelanggaran HAM yang dilakukan oleh kelompok perusuh di India.

Peristiwa bermula dari demonstrasi menentang Undang-Undang (UU) kewarganegaraan. Undang-undang memperbolehkan pemerintah India memberi status kewarganegaraan terhadap imigran yang menerima persekusi di negara asalnya, seperti Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan.

Namun, UU hanya berlaku bagi imigran pemeluk agama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lain. UU itu tidak diberlakukan bagi pemeluk Islam.

Pengalihan Arus

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Kedutaan Besar (Kedubes) India, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pengalihan arus imbas demo di depan Kedutaan Besar.

“Alih arus sifatnya situasional,” kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memastikan pihaknya siap mengamankan demo. Personel bakal diterjunkan untuk mengamankan lokasi.

Berikut pengalihan arus di sekitar Kedubes India:

(1) Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto menuju Jalan HR Rasuna Said diluruskan ke Jalan Gatot Subroto arah Pancoran atau belok ke kanan Jalan Mampang Prapatan.

(2) Arus lalu lintas dari Jalan Mampang Prapatan tepatnya di underpass Mampang menuju Jalan HR Rasuna Said dibelokkan ke kiri ke Jalan Gatot Subroto arah Semanggi.

(3) Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto arah Semanggi menuju Jalan HR Rasuna Said diputarbalikkan di kolong layang Kuningan ke Jalan Gatot Subroto arah Pancoran. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Demonstrasi IndiaIndia TodayKedubes IndiaKerjasama Indonesia - IndiaKerusuhan IndiaKonflik India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.