• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Ekspor Sarang Walet ke Hong Kong Senilai Rp14,8 Miliar

by Redaksi Asiatoday
June 8, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Ekspor Sarang  Walet ke Hong Kong Senilai Rp14,8 Miliar

Kantor Kementerian Pertanian. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) melepas 593 kilogram Sarang Burung Walet (SBW) asal Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya dengan nilai Rp14,8 miliar ke Hong Kong. Adapun ekspor SBW merupakan salah satu komoditas yang mempunyai nilai jual yang tinggi.

Menurut Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Musyaffak Fauzi, sampai saat ini Indonesia merupakan produsen terbesar di dunia. Berangkat dari hal ini, ke depan Kementan memastikan dapat mendorong lebih banyak lagi pengusaha khususnya generasi milenial yang terjun dalam usaha ini.

“Agar ekspor makin melejit, apresiasi dan dukungan dari Karantina Pertanian Surabaya akan terus dilakukan, baik melalui bimbingan teknis maupun kemudahan dalam pengurusan dokumen,” kata Mussyaffak, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Mengacu dari data sistem otomasi perkarantinaan, frekuensi ekspor SBW ke Hongkong pada tahun 2018 sebanyak 3.108 kali atau setara 353 ton. Hingga Agustus 2019, frekuensi ekspor mencapai 2.004 kali dengan volume 216 ton.

Jika dibandingkan dengan ekspor SBW pada periode yang sama Januari sampai dengan Agustus, ekspor pada 2019 meningkat 25 persen dari data 2018, yakni dari 101 ton menjadi 122 ton. Musyaffak menyebutkan eksportasi SBW melalui Karantina Pertanian Surabaya selama ini ditujukan ke 17 negara.

“Yaitu Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, Amerika Serikat, Australia, Vietnam, Singapura, Kanada, dan Thailand. Berikutnya, Macau, Jepang, Malaysia, Denmark, Korea Selatan, Meksiko, Jerman, dan Taiwan,” tuturnya.

Selain meningkatkan volume ekspor, dia berharap, jumlah negara tujuan ekspor pun turut bertambah. Beberapa hal yang membuat SBW Indonesia banyak diminati karena kandungan asam amino esensial dan nonesensial yang merupakan bagian penting sel atau jaringan syaraf, otak, hati, jantung kelenjar tubuh, dan juga berfungsi memperbaiki metabolisme tubuh manusia.

“Selain itu, manfaat kesehatan SBW bagi kesehatan di antaranya mengandung protein, kalsium, dan antioksidan yang tinggi, meredakan peradangan, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan sebagainya,” pungkasnya. (AT Network)

Tags: Ekspor IndonesiaEkspor PertanianEkspor Sarang Walet
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.