• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Kapalkan Bungkil Kelapa dari Manado Senilai Rp17,7 Miliar ke India

by Redaksi Asiatoday
September 21, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Kapalkan Bungkil Kelapa dari Manado Senilai Rp17,7 Miliar ke India

Produk bungkil kelapa milik PT. Cargill Indonesia diekspor ke India. Ist

ASIATODAY.ID, MANADO – Aktivitas ekspor Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus bergeliat di masa pandemi Covid-19.

Kali ini, Sulut mengapalkan 6.300 ton bungkil kelapa milik PT. Cargill Indonesia ke India dengan nilai mencapai Rp17,7 miliar.

Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Manado  memastikan komoditas tersebut telah tersertifikasi dan bebas dari hama hidup.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Kami mendorong para eksportir agar tidak lagi mengekspor komoditas mentah ke luar negeri. Olah dahulu minimal menjadi barang setengah jadi agar komoditas pertanian tersebut memiliki nilai tambah,“ kata Kepala Balai Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan, melalui keterangan tertulisnya, Senin (21/9/2020).

Di India, bungkil kelapa ini digunakan sebagai bahan pakan campuran ternak.

Bungkil Kelapa merupakan pakan ternak sumber protein selain bungkil kedelai, bungkil kelapa sawit maupun bungkil kacang tanah. 

Kandungan protein yang cukup baik dan memiliki tingkat kesukaan yang ditunjukan oleh ternak (palatabilitas) yang baik menjadikan bungkil kelapa banyak diminati oleh para peternak sebagai pakan tambahan.

Kandungan protein bungkil kelapa berkisar antara 20-22 persen. Bungkil kelapa sangat cocok sebagai pakan sapi perah dan dapat digunakan sampai 30 persen dalam ransum.

Komoditas ini merupakan produk samping asal kelapa yang masuk dalam 10 komoditas unggulan Kementerian Pertanian yang didorong secara khusus pada Gratieks, atau Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor.

“Potensi ekspor kelapa maupun produk turunan sampai ke limbahnya dari Sulawesi Utara sangat besar,” kata Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian.

Jamil mengungkapkan, bungkil kelapa sudah mengalami proses pengolahan, sehingga memiliki daya simpan yang lebih lama dan memiliki nilai tambah sehingga dapat tembus pasar ekspor. (ATN)

Tags: Bungil KelapaEkspor IndonesiaEkspor PertanianKerjasama Indonesia - India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.