• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Masuk Daftar 10 Negara di Asia dengan Gaji Pekerja Terendah

by Redaksi Asiatoday
November 6, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hampir 2 Juta Orang di Indonesia Kehilangan Pekerjaan akibat Covid-19

Para karyawan perusahaan swasta yang bekerja di Jakarta sebelum pandemi Covid-19. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia masuk dalam daftar 10 negara di Asia dengan nilai gaji pekerja terendah.

Pangkalan data Numbeo menyusun peringkat 33 negara di Asia berdasarkan gaji rata-rata bulanan pekerja setelah pajak.

Berikut daftar 10 negara dengan upah bulanan paling rendah se-Asia:

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

1.    Pakistan

Pakistan memiliki rata-rata upah minimum bulanan sebesar US$172 atau sekitar Rp2,7 juta (kurs Rp15.770). Pada 2021, 37,54 persen angkatan kerja di Pakistan bekerja di sektor pertanian, kemudian disusul di bidang industri dan jasa.

2.    Sri Lanka

Besaran rata-rata gaji minimum yang diterima warga negara Sri Lanka sebesar US$183 atau setara Rp2,8 juta per bulan. Sekitar 24,2 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Sri Lanka berasal dari ekspor pertanian. Sektor pertanian tersebut juga menyerap hampir separuh dari jumlah tenaga kerja.

3.    Nepal

Kementerian Keuangan Nepal melaporkan lebih dari enam juta penduduk setempat atau sekitar 21,6 persen berada di bawah garis kemiskinan pada 2018. Mayoritas masyarakat Nepal bekerja serabutan dengan rata-rata upah minimum sekitar US$210 atau Rp3,3 juta per bulan.

4.    Bangladesh

Sekitar dua pertiga penduduk Bangladesh berprofesi sebagai petani. Sementara itu, lebih dari tiga perempat penerimaan ekonomi negara dari ekspor berasal dari industri tekstil. Adapun rata-rata gaji minimum bulanan warga Bangladesh sebesar US$243 atau Rp3,8 juta.

5.    Iran

Iran menduduki posisi ke-5 sebagai negara dengan gaji terendah di Asia. Menurut Numbeo, rata-rata upah minimum bersih yang didapatkan warga setempat hanya US$266 atau Rp4,1 juta per bulan. Sementara itu, menurut Asosiasi Serikat Pekerja, sekitar 96 persen pekerja di Iran bekerja dengan sistem kontrak sementara pada 2017.

6.    Indonesia

Di kawasan Asia Tenggara, ada Indonesia yang dilaporkan memiliki angkatan kerja dengan rata-rata gaji minimum sebesar US$321 atau Rp5 juta per bulan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 37,02 persen penduduk di Indonesia berstatus sebagai buruh, karyawan, dan pegawai pada Februari 2021.

7.    Filipina

Numbeo mencatat rata-rata upah minimum warga negara Filipina sebesar US$338 atau Rp5,3 juta per bulan. Kegiatan ekonomi utama penduduk negara dengan julukan Negeri Sejuta Gajah itu di bidang pertanian dan perikanan.

8.    Uzbekistan

Rata-rata penghasilan minimum warga Uzbekistan sebesar US$347 atau Rp5,4 juta per bulan. Menurut Bank Dunia, lebih dari badan usaha milik negara (BUMN) mendominasi perekonomian di Uzbekistan pada 2021.

9.    Azerbaijan

World Bank juga menyebutkan bahwa sekitar 674 jenis pekerjaan di Azerbaijan hanya untuk laki-laki pada 2021. Diskriminasi tersebut berdampak pada pendapatan rata-rata perempuan yang jauh lebih rendah dibandingkan pekerja laki-laki.

Adapun rata-rata upah minimum di Azerbaijan sebesar US$368 atau Rp5,8 juta per bulan.

10.    Vietnam

Vietnam termasuk negara dengan gaji terendah di Asia, yaitu rata-rata sebesar US$455 atau Rp7,1 juta per bulan. Berdasarkan dokumen hasil kunjungan kerja Komisi IX DPR RI pada 4-10 Juli 2010 lalu, pemerintah Vietnam disebut setiap tahunnya harus memikirkan sekitar 1,5-1,6 juta masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia Business
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.