• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Pacu Industri Kehutanan Bantu Perekonomian Nasional

by Redaksi Asiatoday
August 9, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Pacu Industri Kehutanan Bantu Perekonomian Nasional

Produksi kayu bulat. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut sektor kehutanan di Indonesia berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional saat pandemi Covid-19.

Sejumlah produk kehutanan pada tahun ini tumbuh positif dibandingkan dengan tahun lalu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) KLHK Agus Justianto mengatakan bahwa kinerja subsektor kehutanan pada kuartal pertama dan kedua 2021 mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020.

RelatedPosts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Peningkatan tersebut meliputi produksi kayu bulat, produksi kayu olahan, produksi HHBK dan nilai ekspor produk kehutanan.

Produksi kayu bulat baik dari hutan alam (HA) maupun hutan tanaman (HT) pada kuartal II/2020 sebanyak 11,56 juta meter kubik, naik menjadi 12,8 juta meter kubik pada kuartal II/2021.

“Artinya meningkat 10,74 persen, sedangkan produksi kayu olahan kuartal I/2021 mengalami peningkatan 5,94 persen dibandingkan dengan 2020, dan pada kuartal kedua relatif sama dengan tahun lalu,” jelas dia dalam keterangan resmi, Senin (9/8/2021).

Agus menuturkan, nilai ekspor produk kehutanan secara akumulatif meningkat 70,33 persen, di mana pada kuartal II/2020 senilai USD2,59 juta, menjadi USD4,41 juta pada kuartal II/2021. Di sisi lain, produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) pada kuartal II/2020 yaitu 130.000 ton, dan kuartal II/2021 yaitu 192.000 ton, atau meningkat 47,60 persen.

Untuk percepatan peningkatan pertumbuhan subsektor kehutanan, pemerintah menerbitkan beberapa kebijakan, antara lain relaksasi kebijakan fiskal, percepatan implementasi UUCK dan turunannya, serta fasilitasi pembiayaan sertifikasi legalitas kayu untuk UMKM industri hasil hutan dan hutan rakyat.

Selain itu, pemerintah juga melakukan promosi perdagangan dan kerjasama dengan mitra dagang, serta menerapkan pelayanan berbasis digital kepada pelaku usaha.

Berbagai kebijakan tersebut berkontribusi positif terhadap pertumbuhan subsektor kehutanan.

“Kebijakan-kebijakan tersebut kami yakini dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan subsektor kehutanan pada kuartal kedua dibandingkan dengan kuartal I/2021 dan berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Menurut Agus, agar kinerja subsektor kehutanan dapat terus meningkat, KLHK akan memperkuat strategi melalui sejumlah langkah.

Pertama, melanjutkan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional, dengan menjaga produktifitas dan keberlangsungan usaha, antara lain melalui penguatan insentif kebijakan fiskal.

Kedua, percepatan Implementasi UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja dan turunannya.

Ketiga, meningkatkan peran dan akses masyarakat terhadap sumber daya hutan berbasis agroforestry dalam rangka peningkatan produktivitas hutan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Perhutanan Sosial, antara lain Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dan kemitraan, untuk mendukung industri pengolahan hasil hutan dan industri lainnya.

“Keempat, meningkatkan pelayanan pemanfaatan hutan berbasis digital yang terintegrasi mulai dari perencanaan, produksi, pembayaran PNBP, peredaran, pemasaran hingga ekspor melalui penguatan Sistem Informasi Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (SI-PHPL),” tandasnya. (ATN)

Tags: HutanIndustri KehutananSVLK
No Result
View All Result

Terbaru

  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.