• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Peroleh Rp42,8 Triliun Danai Proyek SDGs

by Redaksi Asiatoday
October 28, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Peroleh Rp42,8 Triliun Danai Proyek SDGs

Rencana aksi SDGs Indonesia 2030. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mendapatkan dana seniali USD3,05 miliar atau Rp42,8 triliun untuk membiayai proyek tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs). Jumlah itu meningkat sebesar 23,98 persen dari komitmen awal sebesar USD2,46 miliar.

Dana tersebut dihimpun melalui SDG Indonesia One (SIO) sebagai platform kerja sama pendanaan terintegrasi guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada tujuan pembangunan berkelanjutan.

Menurut Direktur PT SMI Darwin Trisna, dana tersebut dihimpun SIO dari 31 mitra, di antaranya bank pembangunan, lembaga donor, filantropi, lembaga multilateral, perbankan komersial, lembaga climate fund, dan investor.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

“SIO telah meningkatkan nilai komitmen proyek SDGs dari USD2,46 miliar pada tahun lalu menjadi USD3,05 per Oktober 2019,” jelas Darwin dalam keterangannya di acara SIO Partners Gathering 2019 di Hotel Ayana MidPlaza, Jakarta Senin (28/10/2019).

Darwin menjelaskan pembiayaan proyek SDGs dua tahun mendatang bisa mencapai Rp86 triliun atau dua kali lipat dari dana yang dihimpun saat ini. Namun, SIO tak menetapkan target dari setiap nilai komitmen tersebut.

SIO membantu penanganan rekonstruksi dan rehabilitasi di daerah bencana seperti Palu, Sigi, Donggala, Sulawesi Tengah. Termasuk dalam penyaluran fasilitas pembiayaan daerah, penyediaan technical assistance (TA) pada proyek infrastruktur ramah lingkungan, hingga pemberian capasity building.

Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad menambahkan SMI, sebagai pelaksana SIO, berupaya menjaga kondisi tetap prudent. Karena itu, pemerintah menggunakan skema blended finance atau pembiayaan campuran guna mengurangi berbagai risiko seperti kredit macet.

“Kami harus tetap prudent jangan sampai NPL di kemudian hari. Kedua ekosistemnya harus diperbaiki,” jelas Edwin.

Konsep SDGs itu lahir pada kegiatan konferensi mengenai Pembangunan Berkelanjutan yang dilaksanakan oleh PBB di Rio de Jainero pada 2012. Tujuan yang ingin dihasilkan dalam pertemuan tersebut adalah memperoleh tujuan bersama yang universal yang mampu memelihara keseimbangan tiga dimensi pembangunan berkelanjutan yakni lingkungan, sosial, dan ekonomi.(AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: SDGs 2030Sustainable Development Goals
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.