• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Potensi Kuasai Pasar Kayu Global Senilai USD2,1 Triliun

by Redaksi Asiatoday
December 4, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Potensi Kuasai Pasar Kayu Global Senilai USD2,1 Triliun

Produk plywood dari Kayu Sengon. Dok Fairventures Worldwide

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan mulai membidik peluang bisnis untuk ekspor kayu sengon.

Pasalnya, kebutuhan kayu dunia yang mencapai USD2,1 triliun per tahun sangat berpotensi mendukung upaya menyejahterakan petani dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemendag yakin potensi kayu Indonesia sangat besar danpeluang kebutuhan kayu dunia mampu dimanfaatkan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Kebutuhan material kayu di pasar global terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi manusia. Pada 2019, kebutuhan kayu dunia mencapai nilai USD2,1 triliun per tahun. Indonesia sebagai salah satu lumbung kayu terbesar di dunia harus dapat menguasai pasar global. Salah satunya dengan cara memasok kayu ringan secara berkesinambungan. Strategi inisejalan dengan kecenderungan permintaan konsumen yang menginginkan material ringan, fleksibel dalam pengaplikasiannya, dan yang terpenting ramah lingkungan,” ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi, dikutip Sabtu (4/12/2021).

Sebagai upaya memperkuat rantai bisnis kayu ringan sengon, Kementerian Perdagangan telah memfasilitasi pertemuan bisnis antara petani kayu sengon dari Kalimantan Tengah dan pelaku industri kayu ringan se-Indonesia dengan menggelar penjajakan kesepakatan dagang (business matching) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (15/11) lalu.

Kegiatan tersebut diikuti 25 petani sengon binaan Fairventures Worldwide dan perusahaan-perusahaan anggota Indonesia Light Wood Association (ILWA).

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan menyampaikan, business matching tersebut bertujuan mempertemukan petani sengon Palangkaraya sebagai pemasok dengan industri dalam negeri sebagai offtaker.

“Ketika petani panen raya perdana sengon pada 2022 mendatang, telah ada mekanisme rantai pasok yang terbentuk dan menguntungkan kedua belah pihak. Hal ini penting untuk memastikan bahwa program pelestarian alam berkontribusi terhadap kegiatan perdagangan, sehingga di masa depanakan terus berkelanjutan,” kata Marolop.

Kegiatan business matching ini merupakan rangkaian dari program pengembangan ekspor kayu ringan yang dijalankan Kemendag bersama berbagai pemangku kepentingan sejak 2014.

Business matching ini juga merupakan hasil konkret dari the 6th Indonesian Lightwood Cooperation Forum (ILCF) pada Oktober 2021 yang lalu, di sela-sela penyelenggaraan pameran Trade Expo Indonesia.

Indonesia memiliki reputasi yang baik dalam hal ekspor kayu yang sudah dilakukan sejak dulu, terlebihdengan adanya Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang akan dilengkapi dengan aspek keberlanjutan.

Kayu sengon telah memenuhi kaidah keberlanjutan dan sesuai dengan tren pasar internasional saat ini.

Pada 2020, ekspor kayu ringan Indonesia mencapai USD1,74 miliar dengan pasar tujuan utama Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Taiwan. Produk ekspor utama kayu ringan adalah barecore, blockboard, dan plywood.

Ketua Umum ILWA Setyo Wisnu Broto mengutarakan komitmen ILWA untuk menjadi offtaker kayu sengon petani-petani binaan Fairventures Worldwide.

“Sebagai wujud komitmen ILWA dalam mendukung pengembangan produktivitas kayu ringan dan membangun rantai nilai kayu ringan di Kalimantan Tengah, ILWA menyatakan siap menjadi offtaker kayu sengon dari petani binaan Fairventures Worldwide. Selama ini, pengembangan produktivitas dan rantai nilai kayu ringan terfokus di pulau Jawa,” kata Setyo.

Penandatanganan Letter of Intent

Selain business matching, pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Fairventures Wordwide dengan ILWA sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam membangun rantai nilai kayu ringan, khususnya di Kalimantan Tengah.

Fairventures Worldwide menjalin kemitraan dengan masyarakat dan petani kecil Kalimantan Tengah untuk memanfaatkan lahan kosong melalui penanaman pohon jenis cepat tumbuh seperti sengon yang dapat menjadi alternatif pendapatan bagi masyarakat lokal, sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian alam.

ILWA merupakan asosiasi yang beranggotakan lebih dari 150 perusahaan kayu ringan Indonesia. Sedangkan Fairventures Worldwide adalah organisasi nonprofit asal Jerman yang bergerak di bidang lingkungan hidup.

Organisasi ini merupakan pengelola Program Penanaman 100 Juta Pohon di Kalimantan Tengah sejak 2014.

Di sela-sela business matching, juga dilaksanakan juga soft launching aplikasi Treeo, yang merupakan aplikasi pemeliharaan dan pengawasan tanaman pohon kebun.

Bagi perkebunan sengon, Treeo dapat dimanfaatkan untuk menghitung nilai ekonomis dari pohon sengon. (ATN)

Tags: Fairventures WorldwideILWAIndonesia Light Wood AssociationIndustri KehutananSengonSVLK
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.