• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Sampaikan Kajian tentang Senjata Nuklir kepada Dewan Keamanan PBB

by Redaksi Asiatoday
May 2, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Sambut Baik Adopsi Resolusi UNDOF Secara Konsensus

Duta Besar Dian Triansyah Djani. ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Duta Besar Dian Triansyah Djani, Perwakilan Tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Komite Kursi 1540, menginformasikan mengenai Resolusi 1540 (2004) dan kajian komprehensif terkait kepada Dewan Keamanan PBB, pada Pada 29 April.

Resolusi 1540 merupakan komponen vital dalam arsitektur non-proliferasi, dan panduan utama komunitas global dalam mencegah proliferasi senjata nuklir, kimia dan biologi.

Penggunaan ilegal material sensitif semacam itu bukan sekadar kemungkinan teoritis, dan tidak ada satu negara pun yang kebal terhadap ancaman tersebut.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Dalam keterangan tertulis PTRI New York yang diterima di Jakarta, Sabtu (2/5/2020), disebutkan bahwa negara-negara global telah mencapai kemajuan signifikan dalam implementasi menyeluruh dari Resolusi 1540.

Namun, masih banyak kekurangan di sana sini, dan DK PBB menyadari bahwa pengimplementasian menyeluruh dan efektif dari Resolusi 1540 membutuhkan waktu lama.

Mandat dari Komite 1540 adalah melapor ke DK PBB terkait pemeriksaan terhadap implementasi Resolusi 1540, dan juga untuk mendorong implementasi menyeluruhnya. Tahun ini, komite tengah melakukan Kajian Komprehensiv menjelang pembaruan mandat pada 25 April 2021.

Kajian akan menganalisis operasi komite dalam menjalankan tugas-tugasnya, dan juga merekomendasikan segala perubahan yang dianggap perlu.

Terdapat empat tema utama. Pertama, implementasi resolusi, termasuk tren, kesenjangan dan alasan; kedua, mekanisme asistensi komite; ketiga, kolaborasi dengan organisasi-organisasi terkait dan agensi PBB lainnya; dan keempat, jangkauan komite terhadap negara-negara anggota dan juga berbagai organisasi terkait.

“Kajian Komprehensif merupakan proses inklusif dan kontribusi dari para negara anggota merupakan hal penting. Komite berencana menggelar konsultasi terbuka, namun karena adanya pandemi virus korona (covid-19), tanggalnya belum ditentukan,” jelasnya.

Komite akan memastikan setiap negara anggota, dengan juga organisasi terkait lainnya, dapat berkontribusi terhadap perundingan komite.

Sebagai tambahan dalam partisipasi di konsultasi terbuka ini, negara-negara dapat berkontribusi terhadap Kajian dengan menghadirkan informasi lanjutan mengenai implementasi nasional. Negara-negara anggota juga dapat mengkontribusikan pernyataan tertulis kepada komite.

Kontribusi tertulis dapat dikirim sepanjang tahun, namun komite berharap pengirimannya dapat dilakukan sesegera mungkin agar ada cukup waktu untuk sesi diskusi dan pertimbangan.

Merupakan hal penting bahwa Resolusi 1540 tetap relevan sebagai tujuan sebagai hal utama dalam upaya komunitas internasional mencegah eksploitasi senjata pemusnah massal oleh aktor-aktor non-negara. (AT Network)

Tags: Dewan Keamanan PBBSenjata NuklirUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.