• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Serukan Kerusuhan di India Diakhiri

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Serukan Kerusuhan di India Diakhiri

Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin menyampaikan rasa prihatin atas tragedi kerusuhan bernuansa agama di India sejak Senin, 24 Februari 2020. Ia berharap kejadian ini tak kembali mengulang konflik baru seperti yang terjadi di Myanmar.

“Perlakuan terhadap Muslim ini seharusnya tidak ada, ini seperti yang terjadi di Myanmar (kasus Rohingya),” terang Wapres ditemui di acara 3rd International Islamic Healthcare Conference and Expo 2020, Sabtu (29/2/2020).

Wapres berharap kerusuhan ini segera diakhiri dan tidak menciptakan kebencian yang berawal atau menyasar Islam. Misalnya, radikalisme dalam Islam atau fobia pada Islam.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Dia pun berharap Indonesia bisa menjaga kerukunan antarumat beragama dengan seluruh dunia. Dengan demikian, potensi konflik pun bisa diredam.

“Kita bercita-cita ingin membangun pertemuan dengan tokoh-tokoh agama dunia agar tak terjadi kerusuhan karena agama),” imbuhnya.

Sejauh ini, korban tewas akibat kekerasan di distrik timur laut Delhi, India, naik menjadi 33 orang. Kendati begitu, pejabat setempat mengatakan kerusuhan mulai mereda.

Melansir UPI, Jumat (28/2/2020), bentrokan bernuansa agama dimulai Minggu menyusul protes undang-undang kewarganegaraan India yang kontroversial, yang menawarkan amnesti kepada para pengungsi dari berbagai negara tetangga asalkan mereka bukan Muslim. (ATN)

Tags: IndiaKerjasama Indonesia - IndiaKerusuhan IndiaUU KewarganegaraanWapres Maruf
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.