• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Soroti Keputusan Taliban Larang Perempuan Afghanistan Berkuliah

by Redaksi Asiatoday
December 22, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Soroti Keputusan Taliban Larang Perempuan Afghanistan Berkuliah

Kaum perempuan di Afghanistan. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia menyoroti keputusan Taliban melarang kaum perempuan Afghanistan berkuliah.

Indonesia meyakini partisipasi perempuan dalam seluruh aspek masyarakat penting untuk mencapai Afghanistan yang damai, stabil, dan sejahtera.

“Indonesia sangat prihatin dan kecewa dengan keputusan Taliban menangguhkan akses pendidikan universitas bagi perempuan di Afghanistan,” kata Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) lewat akun Twitter resminya, Rabu (21/12/2022) malam.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Indonesia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar bagi pria dan wanita.

“Indonesia terus mendesak Taliban untuk memberikan akses pendidikan tanpa gangguan bagi perempuan,” tulis Kemenlu.

Pada Selasa lalu, Kementerian Pendidikan Tinggi Afghanistan yang dikelola Taliban memutuskan menangguhkan akses bagi kaum perempuan di sana untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Penangguhan berlaku hingga terdapat pemberitahuan lebih lanjut.

Amerika Serikat (AS), Inggris, dan PBB segera mengecam serta mengkritik keras keputusan Taliban.

“Taliban tidak bisa berharap menjadi anggota komunitas internasional yang sah sampai mereka menghormati hak semua warga Afghanistan, terutama hak asasi manusia dan kebebasan dasar perempuan serta anak perempuan,” kata Wakil Duta Besar AS untuk PBB Robert Wood.

Sementara itu juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric menilai penangguhan akses ke universitas bagi perempuan Afghanistan merupakan pelanggaran janji Taliban.

“Ini langkah lain yang sangat meresahkan. Sulit membayangkan bagaimana negara dapat berkembang, menghadapi semua tantangan yang ada, tanpa partisipasi aktif perempuan dan pendidikan perempuan,” ujar Dujarric.

Saat berhasil menguasai kembali Afghanistan pada Agustus tahun lalu, Taliban berjanji akan melindungi dan memenuhi hak-hak dasar kaum perempuan di sana, termasuk di bidang pendidikan.

Taliban mengisyaratkan tidak akan menerapkan hukum syariat yang kaku dan ketat seperti saat mereka memerintah Afghanistan pada 1996-2001.

Namun hingga kini, alih-alih merealisasikan, Taliban justru mengingkari janjinya dan mengekang hak-hak perempuan Afghanistan.

Sejak berkuasa kembali, Taliban memberhentikan sebagian besar perempuan yang sebelumnya bekerja di lembaga atau instansi pemerintahan.

Taliban pun telah melarang perempuan Afghanistan untuk berkunjung ke taman, pasar malam, pusat kebugaran, dan pemandian umum.

Tak hanya itu, Taliban melarang perempuan Afghanistan bepergian sendiri tanpa didampingi saudara laki-laki. Ketika tengah berada di ruang publik, perempuan diwajibkan mengenakan hijab. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Afghanistan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.