• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Tegaskan Tak akan Normalisasi Hubungan dengan Israel

by Redaksi Asiatoday
December 16, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Tegaskan Tak akan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Retno Marsudi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bahwa Indonesia tidak akan melakukan normalisasi hubungan dengan Israel. Pernyataan Retno menjawab klaim media Israel yang mengatakan Indonesia dan Oman akan melakukan normalisasi dengan Tel Aviv.

“Saya tegaskan, hingga saat ini tidak terdapat niatan Indonesia untuk membuka hubungan diplomasi dengan Israel,” tegas Retno dalam jumpa pers secara virtual di Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Menurut Retno, Indonesia akan tetap terus mendukung kemerdekaan Palestina dan posisi Indonesia tidak akan berubah.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

“Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina berdasarkan two-state solution dan parameter internasional lain yang telah disepakati, dan secara konsisten akan tetap dijalankan,” tegasnya.

Awal pekan ini, media Israel melaporkan jika Indonesia dan Oman akan segera menyusul Maroko untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Tel Aviv. Tidak diketahui jelas apa dasar dari laporan tersebut.

Namun, Indonesia juga dengan tegas membantah klaim yang dianggap tak berdasar itu.

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid menuturkan Indonesia tidak mungkin membuka hubungan dengan Israel.

“Selama penjajahan Israel atas Palestina masih terjadi dan Indonesia belum mengubah Pembukaan UUD 1945 yang menyebut, ‘penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan’, maka Indonesia tidak akan dan tidak mungkin membuka hubungan dengan Israel,” tegasnya.

Meutya mengungkapkan, DPR percaya dengan Kementerian Luar Negeri RI yang menyebut pemerintah Indonesia tidak pernah melakukan kontak dengan Israel.

Juni lalu, Indonesia telah mengangkat isu Palestina dan pelanggaran Israel pada rapat tingkat menteri di Dewan Keamanan PBB.

Hal tersebut kata Meutya, adalah bukti konsistensi posisi Indonesia terhadap Palestina. (ATN)

Tags: IsraelKerjasama Indonesia-PalestinaPalestina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.