• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Tolak Kedatangan Gelombang Kedua 43 TKA China Tujuan Kendari

by Redaksi Asiatoday
April 30, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Tolak Kedatangan Gelombang Kedua 43 TKA China Tujuan Kendari

TKA China. Dok

ASIATODAY.ID, TANGERANG – Pemerintah Indonesia melalui otoritas bandara Soekarno-Hatta menolak kedatangan 43 calon tenaga kerja asing (TKA) asal China.

Ke 43 WN China itu datang ke Indonesia transit dulu di Thailand. Mereka diduga akan bekerja di perusahaan smelter di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mereka tidak diizinkan masuk atas rekomendasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno Hatta, pada Senin (16/3/2020).

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

“Mereka itu sebagian besar persoalannya adalah validity of health certificate (HC). Ada yang masa berlaku HC-nya sudah kedaluwarsa dan ada juga yang tidak ada HC. Makanya 43 orang tersebut semuanya kami tolak,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Saffar Muhammad Godam, Kamis (19/3/2020).

Menurut Godam, ke 43 WN China tersebut sesungguhnya memenuhi syarat masuk ke Indonesia secara keimigrasian. Namun kedatangan mereka terpaksa ditolak karena protokol kesehatan pencegahan penyebaran pandemi global wabah virus corona.

“Berdasarkan visa yang dimiliki, mereka menggunakan visa B 211 yaitu dalam rangka uji coba calon tenaga kerja asing di Indonesia,” jelasnya.

Selain ke 43 TKA China kata dia, dalam kurun waktu 5 Januari-19 Maret 2020, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta telah menolak 82 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara.

Dari jumlah tersebut, paling banyak WN China dan beberapa warga negara asal Malaysia, Inggris, Mali, Jepang, India, Yaman, Amerika Serikat, Ghana, Italia, dan Australia.

“Dengan Permenkumham Nomor 3 kemudian berubah menjadi Permenkumham Nomor 7 Tahun 2020 kita sudah menolak 82 orang WNA. Dimana, diantaranya 66 warga negara China,” tandas Godam.

Sebelumnya, sudah ada pendatang baru 49 TKA China yang berhasil tiba di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Minggu malam lalu, namun kedatangan mereka kini menjadi sorotan publik secara luas. (ATN)

,’;\;\’\’

Tags: Corona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Tenaga Kerja AsingTenaga Kerja ChinaVirtu Dragon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.