• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Tunjuk Jepang Bangun Pelabuhan dan Pasar Ikan di Natuna

by Redaksi Asiatoday
January 11, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Tunjuk Jepang Bangun Pelabuhan dan Pasar Ikan di Natuna

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan Indonesia dan Jepang sepakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi, terutama investasi di pulau-pulau terluar Indonesia, termasuk di Natuna.

Kesepakatan kedua negara disampaikan dalam pertemuan Dialog Strategis ke-7 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

“Kita sepakat dengan Jepang untuk memperkuat kerja sama di bidang pembangunan Sentra Kelautan dan PerikananTerpadu (SKPT),” ujar Retno dalam pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, Jumat (10/01/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Retno menyampaikan, Indonesia berharap agar SKPT tahap kedua dapat segera ditindaklanjuti. Pembangunan ekonomi di Natuna ini termasuk juga pembangunan pelabuhan dan pasar ikan, peningkatan kapasitas untuk nelayan, pengawasan perikanan, pengembangan pariwisata, dan juga kerja sama energi.

Sementara itu, Menlu Motegi mengatakan pada Februari mendatang, kerja sama ini akan mulai diimplementasikan.

“Pada Februari yang akan datang, Jepang akan memulai proyek pembenahan pelabuhan dan pasar ikan di pulau-pulau terluar,” jelasnya.

Sebelumnya, Menlu Motegi bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengajak Jepang melakukan investasi di Natuna.

“Saya ingin mengajak Jepang melakukan investasi di Natuna, dan saya mengapresiasi kerja sama di Natuna, yaitu pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu untuk fase pertama. Saya harapkan usulan pendanaan untuk fase kedua dapat segera ditindaklanjuti,” kata Presiden.

Menlu Retno menjelaskan respons Tokyo sangat positif. Retno menjelaskan selain pembangunan infrastruktur, Indonesia juga menawarkan berbagai kerja sama, termasuk pelatihan instruktur diving. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Kemenlu RIKerjasama Indonesia-JepangNatunaPresiden JokowiZEE Natuna UtaraZEEI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.