• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Tunjuk Jepang Bangun Pelabuhan dan Pasar Ikan di Natuna

by Redaksi Asiatoday
January 11, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Tunjuk Jepang Bangun Pelabuhan dan Pasar Ikan di Natuna

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan Indonesia dan Jepang sepakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi, terutama investasi di pulau-pulau terluar Indonesia, termasuk di Natuna.

Kesepakatan kedua negara disampaikan dalam pertemuan Dialog Strategis ke-7 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

“Kita sepakat dengan Jepang untuk memperkuat kerja sama di bidang pembangunan Sentra Kelautan dan PerikananTerpadu (SKPT),” ujar Retno dalam pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, Jumat (10/01/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Retno menyampaikan, Indonesia berharap agar SKPT tahap kedua dapat segera ditindaklanjuti. Pembangunan ekonomi di Natuna ini termasuk juga pembangunan pelabuhan dan pasar ikan, peningkatan kapasitas untuk nelayan, pengawasan perikanan, pengembangan pariwisata, dan juga kerja sama energi.

Sementara itu, Menlu Motegi mengatakan pada Februari mendatang, kerja sama ini akan mulai diimplementasikan.

“Pada Februari yang akan datang, Jepang akan memulai proyek pembenahan pelabuhan dan pasar ikan di pulau-pulau terluar,” jelasnya.

Sebelumnya, Menlu Motegi bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengajak Jepang melakukan investasi di Natuna.

“Saya ingin mengajak Jepang melakukan investasi di Natuna, dan saya mengapresiasi kerja sama di Natuna, yaitu pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu untuk fase pertama. Saya harapkan usulan pendanaan untuk fase kedua dapat segera ditindaklanjuti,” kata Presiden.

Menlu Retno menjelaskan respons Tokyo sangat positif. Retno menjelaskan selain pembangunan infrastruktur, Indonesia juga menawarkan berbagai kerja sama, termasuk pelatihan instruktur diving. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Kemenlu RIKerjasama Indonesia-JepangNatunaPresiden JokowiZEE Natuna UtaraZEEI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.