• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 22, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Industri Kayu Putih Kekurangan Pasokan, KLHK Dorong Perhutanan Sosial

by Redaksi Asiatoday
July 29, 2019
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Industri Kayu Putih Kekurangan Pasokan, KLHK Dorong  Perhutanan Sosial

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Terbatasnya pasokan kayu putih untuk memenuhi permintaan industri, membuat pemerintah mencari jalan keluar.

Melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pengembangan komoditi industri kayu putih akan didorong melalui skema program perhutanan sosil.

“Saat ini, kebutuhan pasar minyak kayu putih mencapai 4.500 ton per tahun sementara pasokan dalam negeri hanya 2.500 ton/tahun,” terang Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Bambang Supriyanto, melalui keterangan pers, Senin (29/7/2019).

RelatedPosts

Bridgestone Expands Indonesia Manufacturing Hub

Chinese Firm Expands Indonesia’s Manufacturing Footprint from Kendal

Small Trade, Big Potential: Indonesia and Chile Accelerate Economic Partnership

Dikatakan, hingga Juni 2019, KLHK telah mengeluarkan sebanyak 63 SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHS) di Jawa seluas 25.977 hektare kepada 23.113 kepala keluarga, dari IPHPS itu terdapat 17 kelompok tani hutan memiliki potensi komoditas kayu putih yakni Boyolali, Pati, Blora, Grobogan dan Bojonegoro,.

Sementara itu, di wilayah kerja Perum Perhutani terdapat lokasi ideal yang sudah mengusahakan lahanya untuk pengembangan tanaman dan pengilangan minyak kayu putih seluas 26.000 ha mencakup 7 lokasi pabrik tersebar di pulau Jawa.

Oleh karena itu, KLHK akan melakukan pembinaan berkesinambungan dan mendorong pemberian insentif kepada petani kayu putih agar mendapatkan manfaat dan mampu mengoptimalkan produktifitasnya untuk peningkatan kapasitas kelembagaan dan kewirausahaan, kepastian pasar atau serapan hasil produksi dan akses pembiayaan. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: Kayu Putih
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Builds Southeast Asia’s First Plasma Ecosystem with Takeda
  • Russia, Laos Deepen Strategic Ties in ASEAN
  • ADB–JICA Unveil Japan Startup Gateway to Accelerate Asia-Pacific Innovation
  • Investors Eye Jakarta’s US$215 Million Bond Plan
  • Indonesia Passes International Financial Center Law
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.